Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Detik-detik Jambret Babak Belur Dihajar Massa: Ditabrak Korban Usai Gondol Tas, Ternyata Pelaku Terlibat Sembilan Kasus

Nyoman Suarna • Sabtu, 8 Maret 2025 | 01:08 WIB
DICIDUK: Bandit curanmor diciduk di Surabaya usai ditabrak korban saat gaet tas.
DICIDUK: Bandit curanmor diciduk di Surabaya usai ditabrak korban saat gaet tas.

BALIEXPRESS.ID  – Seorang pejambret asal Menganti, Gresik, yang dikenal dengan nama Riko (19 tahun) mengalami luka parah akibat dihajar massa di Jalan Tanjungsari, Sukomanunggal, Surabaya, Kamis (6/3) dini hari.

Menurut keterangan Kapolsek Sukomanunggal, Kompol Zainur Rofik, insiden bermula saat korban IF alias Inca (25 tahun) bersama pacarnya RD (25 tahun) tengah membeli sahur di kawasan Manukan.

Saat melintas di perempatan Jalan Tanjungsari, pasangan tersebut dihadang oleh dua pelaku yang mengendarai motor Vario merah tanpa plat nomor.

Dalam kejadian itu, Riko langsung menarik tas milik IF sehingga memicu aksi kejar-kejaran.

RD, yang membawa penumpang korban, mengejar pelaku dan akhirnya menabrakkan motornya ke motor yang dikendarai Riko.

Kejadian tersebut berujung pada kejatuhan kedua kendaraan, dan warga yang berkumpul langsung menyerang Riko hingga babak belur.

Tim Opsnal Polsek Sukomanunggal yang sedang melakukan patroli segera mengamankan Riko.

Pelaku dilarikan ke Rumah Sakit Muji Rahayu untuk mendapatkan penanganan awal, kemudian dirujuk ke RS Bhayangkara.

Sementara itu, temannya, Dafa alias AMSD (19 tahun), sempat melarikan diri namun akhirnya berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa Riko dan Dafa telah terlibat dalam sembilan kasus jambret di wilayah Kota Surabaya dan Gresik.

Barang bukti yang berhasil disita dari tangan tersangka antara lain tas warna pink kombinasi putih dan motor Honda Vario.

Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Ipda Eko Yudha, mengungkapkan bahwa uang hasil kejahatan, termasuk Rp65 ribu dari aksi terakhir, digunakan tersangka untuk foya-foya dan konsumsi minuman keras.

Kasus ini kembali menyoroti tingginya angka kejahatan malam di wilayah Surabaya dan sekitarnya.

Aparat kepolisian terus menggencarkan patroli serta operasi untuk menekan aksi kriminal guna menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#tas #dihajar massa #babak belur #jambret #ditabrak