Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Viral! Emak-Emak Bawa Pentungan Turun ke Jalan, Hadang Konvoi Motor Knalpot Brong: Begini Kejadiannya

Nyoman Suarna • Senin, 10 Maret 2025 | 01:23 WIB
KEPUNG: Tangkapan layar warga dan emak-emak kawasan objek wisata Rowo Jombor Klaten mengepung konvoi sepeda motor knalpot brong.
KEPUNG: Tangkapan layar warga dan emak-emak kawasan objek wisata Rowo Jombor Klaten mengepung konvoi sepeda motor knalpot brong.

BALIEXPRESS.ID  – Aksi warga menghadang konvoi motor berknalpot brong di kawasan wisata Rowo Jombor, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, seorang emak-emak terlihat membawa pentungan bambu dan ikut mengejar rombongan pengendara motor yang bising.

Video tersebut diunggah akun Facebook Info Cegatan Klaten (ICK) pada Minggu (9/3/2025).

"Info Rowo Jombor pagi ini dulu, rombongan motor brong yang mengganggu dihadang warga sekitar," tulis akun ICK dalam unggahannya.

Dalam video berdurasi 29 detik, sejumlah pemuda desa juga terlihat ikut menghadang konvoi motor sebelum akhirnya polisi datang dengan mobil patroli untuk menertibkan mereka.

Video kedua berdurasi 16 detik memperlihatkan warga berkumpul di tepi jalan sambil menyoraki para pengendara motor yang sudah diamankan polisi.

Kasi Humas Polres Klaten, AKP Nyoto, membenarkan adanya aksi konvoi motor dengan knalpot tidak standar di kawasan Rowo Jombor pada Minggu pagi sekitar pukul 06.00 WIB.

"Ada dua unit sepeda motor yang kami amankan karena menggunakan knalpot tidak sesuai standar. Para pelanggar sudah diberikan pembinaan," ujarnya.

AKP Nyoto mengimbau para remaja agar mengisi waktu Ramadan dengan kegiatan positif dan tidak mengganggu ketertiban masyarakat.

"Gunakan kendaraan sesuai aturan, jangan pakai knalpot brong karena bisa mengganggu pengguna jalan lainnya," tegasnya.

Kapolsek Bayat, Iptu Heri Wibowo, menambahkan bahwa pihaknya rutin melakukan patroli di sekitar Rowo Jombor untuk mencegah aksi balap liar dan konvoi motor.

"Sempat sepi beberapa hari, tapi muncul lagi pada Minggu pagi. Mereka mulai konvoi sejak subuh," ungkapnya.

Menurutnya, konvoi ini didominasi pelajar SMP dan SMA, tetapi bukan berasal dari Kecamatan Bayat.

"Kami mengimbau orang tua untuk ikut mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat dalam kegiatan seperti ini," tambahnya.

Saat ini, dua motor yang diamankan baru bisa diambil setelah knalpotnya diganti dengan standar dan harus didampingi orang tua ke kantor polisi. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#Knalpot brong #Pentungan #konvoi #emak-emak #motor #turun ke jalan