Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tragis! Tak Kunjung Pulang Usai Pamit Mancing, Bocah 10 Tahun Tewas di Telaga: Ini Dugaan Penyebabnya

Putu Mita Damayanti • Jumat, 14 Maret 2025 | 22:05 WIB
OLAH TKP : Polisi melakukan olah TKP tenggelamnya bocah berusia 10 tahun di Telaga Lumbang, Desa Sawocangkring, Wonoayu, Sidoarjo.
OLAH TKP : Polisi melakukan olah TKP tenggelamnya bocah berusia 10 tahun di Telaga Lumbang, Desa Sawocangkring, Wonoayu, Sidoarjo.

BALIEXPRESS.ID - Sebuah peristiwa tragis terjadi di Telaga Lumbang, Desa Sawocangkring, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo, pada Kamis (13/3) siang.

Seorang bocah laki-laki berusia 10 tahun, MAS, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia setelah tenggelam di telaga tersebut. 

Korban yang diketahui berasal dari Desa Beciro Ngengor, Wonoayu, awalnya dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah tidak kunjung pulang usai memancing di sekitar telaga.

Pencarian segera dilakukan oleh pihak keluarga dibantu warga sekitar, hingga akhirnya tubuh korban ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB dalam kondisi sudah tidak bernyawa. 

Kapolsek Wonoayu, AKP Sugeng Tri Haryanto, menjelaskan bahwa informasi awal diterima dari paman korban, yang mendapat laporan dari ibu korban bahwa anaknya belum kembali setelah berpamitan untuk memancing. 

"Awalnya, kami menerima laporan dari paman korban, yang mendapat informasi dari ibu korban bahwa keponakannya belum pulang setelah pamit mancing," ungkapnya pada Jumat (14/3). 

Mengetahui hal tersebut, pencarian langsung dilakukan oleh paman korban bersama warga dan teman-temannya.

Setelah menyusuri area sekitar telaga, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi tenggelam. 

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sebelum kejadian nahas itu terjadi, korban tengah bermain di sekitar telaga bersama dua temannya.

Diduga, ia terpeleset di tepi telaga dan akhirnya tercebur ke dalam air. 

"Teman korban segera mencari pertolongan dengan memanggil paman korban, yang kemudian meminta bantuan warga sekitar," lanjut AKP Sugeng Tri Haryanto. 

Begitu ditemukan, jenazah korban segera dievakuasi oleh warga dan dibawa ke Rumah Sakit Rahman Rohim, Sukodono, menggunakan sepeda motor.

Selanjutnya, polisi membawa jenazah ke RS Pusdik Porong untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

"Hasil pemeriksaan awal di rumah sakit menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau luka yang mencurigakan pada tubuh korban," tutupnya. 

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada, terutama saat anak-anak bermain di area perairan yang berisiko tinggi. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#telaga #tewas #tenggelam #bocah #pamit #mancing