Kronologi Diduga Copet, Seorang Pria Tewas Tenggelam di Sungai Usai Kabur dari Kejaran Warga
I Putu Suyatra• Senin, 17 Maret 2025 | 15:33 WIB
Tim dari Damkar dan BPBD Surabaya saat mengevakuasi terduga copet yang melompat ke sungai Kalimas sekitar kawasa Kebonrojo, Surabaya. (ISTIMEWA)
BALIEXPRESS.ID – Seorang pria berinisial SA (50), warga Jalan Wonokusumo Bakti, Semampir, Surabaya, ditemukan tewas tenggelam di Sungai Kalimas, Jalan Kebonrojo, Bubutan, pada Minggu (16/3) sekitar pukul 07.30 WIB.
SA diduga sebagai pelaku pencopetan yang beraksi di pasar pagi Jalan Pahlawan.
Saat hendak melarikan diri dari kejaran massa, ia nekat menceburkan diri ke Sungai Kalimas hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi kritis sebelum dinyatakan meninggal di RSUD dr. Soetomo Surabaya.
Tak lama kemudian, tim gabungan dari BPBD, DPKP Surabaya, dan kepolisian datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
Dievakuasi dalam Kondisi Kritis, Nyawa Tak Tertolong
Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Buyung Hidayat Rahman, mengungkapkan bahwa korban berhasil dievakuasi setelah berada di sungai selama lebih dari 30 menit.
Namun, kondisinya sudah kritis.
"Korban dinyatakan meninggal dunia di RSUD dr. Soetomo pada pukul 08.31 WIB," ungkap Buyung, Minggu (16/3).
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Bubutan, Ipda Martinus Simanjuntak, menegaskan bahwa RS, terduga pelaku yang sempat diamuk massa, kini sudah diamankan di Mapolsek Bubutan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Nasib Korban Pencopetan Masih Dicari Polisi
Ipda Martinus juga menyebut bahwa korban pencopetan telah meninggalkan lokasi setelah dompetnya ditemukan.
Saat ini, polisi masih melakukan pencarian terhadap korban untuk dimintai keterangan lebih lanjut. ***