BALIEXPRESS.ID – Insiden kebakaran kendaraan kembali terjadi di Temanggung. Sebuah minibus yang tengah mengangkut telur ayam tiba-tiba mengeluarkan asap tebal sebelum akhirnya ludes terbakar di Jalan Achmad Yani, Kelurahan Banyurip, Senin (17/3/2025) siang.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pemilik kendaraan harus merelakan kerugiannya yang ditaksir mencapai lebih dari Rp 21 juta.
Kronologi Kejadian
Minibus dengan nomor polisi AA 1643 JN itu mulanya melaju untuk mengirimkan pesanan telur ayam ke Kertosari.
Namun, di tengah perjalanan, tiba-tiba muncul tanda-tanda yang mencurigakan.
"Saya barusan ngirim telur di sana, terus mau melanjutkan ngirim lagi ke arah Kertosari. Pas jalan gitu kata orang ada tetesan api di bawah mobil. Terus saya coba gas tapi ternyata mesinnya sudah mati. Lalu saya injak kopling. Saya berhentikan di situ yang aman," ujar Akhsan Zakky, pemilik minibus, dengan nada masih syok.
Kondisi semakin memburuk dalam hitungan detik. Api dengan cepat melalap seluruh bagian kendaraan, hingga hanya menyisakan rangka yang hangus terbakar.
Penyebab Masih Misterius
Akhsan sendiri tak bisa memastikan penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan kendaraannya.
Namun, ia menduga ada dua kemungkinan utama yang menjadi pemicu insiden ini.
"Kurang tahu itu korsleting mesin atau apa. Tapi kebocoran bensin juga bisa karena tadi saya parkirnya miring," tambahnya.
Damkar Temanggung Bergerak Cepat
Begitu mendapat laporan adanya kebakaran, petugas pemadam kebakaran (damkar) Temanggung segera bergerak ke lokasi kejadian.
Delapan personel dikerahkan bersama satu unit mobil pemadam dan satu unit mobil tangki air untuk menjinakkan si jago merah.
Beruntung, api berhasil dipadamkan tanpa ada kendala berarti. Namun, kendaraan tersebut sudah tak bisa diselamatkan.
"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Tapi kerugian mencapai Rp 21 juta lebih. Dugaannya korsleting mesin," jelas Kasi Pemadaman, Penyelamatan, dan Evakuasi Kebakaran pada Damkar Temanggung, Edi Irwanto.
Imbauan bagi Masyarakat
Edi juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi kendaraan mereka.
Pengecekan rutin sebelum bepergian sangat penting untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
"Pemadaman berlangsung lancar dan tidak ada kendala. Diimbau agar masyarakat mengecek kendaraannya dahulu sebelum digunakan beraktivitas," tutupnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pemilik kendaraan untuk selalu memastikan kondisi mobil dalam keadaan prima sebelum digunakan.
Sebab, kelalaian sekecil apa pun bisa berujung pada kerugian besar, bahkan mengancam nyawa. ***
Editor : I Putu Suyatra