BALIEXPRESS.ID – Insiden tragis terjadi di Dusun Maron, Desa Sidowarek, Kecamatan Ngoro, Jombang, pada Jumat (21/3) dini hari. Dua remaja asal Desa Puton mengalami kecelakaan maut setelah diduga dibuntuti oleh sekelompok orang tak dikenal.
Korban, M. Aldy Al Lathif (16), tewas di lokasi kejadian, sementara rekannya, Kristian Reka Andriansyah (16), mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan intensif.
Kejadian ini menyisakan banyak pertanyaan, terutama terkait kemungkinan adanya unsur kejahatan dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Hujan Deras Bongkar Borok Pasar Tradisional Karangsokong, Pedagang Menjerit!
Dikejar hingga Kehilangan Kendali
Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, mengungkapkan bahwa insiden ini bermula saat kedua korban bersama rombongan empat motor lainnya tengah berpatroli sahur.
"Saat melintas di lokasi kejadian, mereka mengaku merasa dikejar oleh sekelompok orang. Panik, mereka pun meningkatkan kecepatan motor," jelas Kapolres.
Namun nahas, motor Honda Beat bernomor polisi S 3207 OAW yang mereka tumpangi kehilangan kendali dan menghantam kursi beton di pinggir jalan.
Baca Juga: Pamit Cari Kelapa di Ladang, Warga Bajing Klungkung Ini Ditemukan Meninggal Dunia
Kerasnya benturan membuat kursi beton tersebut patah dan bergeser, mengindikasikan bahwa kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.
Luka Parah dan Dugaan Unsur Kriminal
Berdasarkan hasil autopsi awal, Aldy mengalami luka parah akibat benturan benda tumpul di punggung serta benjolan di kepala, sedangkan Kristian mengalami patah tangan dan luka lecet.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki insiden ini.
Meski dugaan awal mengarah pada kecelakaan lalu lintas, aparat tak menutup kemungkinan adanya unsur kriminal seperti percobaan pembegalan atau keterlibatan kelompok tertentu.
"Kami masih mendalami apakah ini murni kecelakaan atau ada unsur kejahatan lain," tegas Kapolres.
Kasus ini menimbulkan kegelisahan di kalangan warga. Apakah benar ini hanya kecelakaan atau ada dalang di baliknya?
Polisi terus mengumpulkan bukti untuk mengungkap kebenaran di balik tragedi ini. ***
Baca Juga: Selama Libur Panjang Bank Danamon Indonesia Buka Terbatas Untuk Melayani Nasabah
Editor : I Putu Suyatra