BALIEXPRESS.ID - Momen mudik Lebaran diwarnai insiden dramatis di Rest Area 439 A Tuntang, Kabupaten Semarang.
Seorang balita terkunci di dalam mobil saat orang tuanya beristirahat, Sabtu (30/3/2025).
Beruntung, evakuasi yang melibatkan kepolisian berhasil menyelamatkan balita tersebut.
Kapospam Rest Area 439 A, Iptu Supriatmin, membenarkan kejadian balita terjebak di dalam mobil.
Menurutnya, peristiwa bermula ketika orang tua balita yang merupakan pemudik asal Jakarta turun dari mobil untuk beristirahat.
Saat itu, mobil dalam kondisi menyala dengan AC tetap hidup karena sang balita tertidur di dalamnya.
Setelah beberapa menit, sistem kunci otomatis mobil aktif sehingga pintu terkunci dengan balita masih di dalamnya.
"Orang tuanya panik dan melapor ke kami. Balita tersebut di dalam mobil dalam keadaan mobil menyala. Karena tidur ya AC mobil nyala sehingga mesin mobil juga menyala," ungkap Supriatmin.
Tim kepolisian segera berupaya membuka pintu mobil tersebut dengan berbagai cara.
Setelah sekitar 30 menit, evakuasi akhirnya berhasil dan balita tersebut ditemukan dalam keadaan sehat.
Supriatmin mengimbau para pemudik untuk lebih berhati-hati dan tidak meninggalkan anak atau barang berharga di dalam kendaraan.
"Kemarin juga ada anak yang terpisah dengan orang tuanya saat waktu sahur. Tentu kami mengingatkan kembali kepada pemudik untuk tetap menjaga anak-anak dan jangan lepas dari pandangan orang tua atau rombongan," pungkasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan