Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bayi Terlantar di Inhil: Kisah Pilu di Balik Tangisan Subuh, Bikin Seorang Ibu Berkaca-kaca

Putu Mita Damayanti • Jumat, 4 April 2025 | 02:25 WIB

Bayi perempuan yang ditemukan di teras rumah warga mendapat perawatan di Puskesmas Pelangiran
Bayi perempuan yang ditemukan di teras rumah warga mendapat perawatan di Puskesmas Pelangiran

BALIESPRESS.ID - Tangisan lirih di subuh yang dingin memecah keheningan Desa Tagagiri Tamajaya, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Rabu (2/4/2025).

Sahroni, seorang warga, terbangun dari tidurnya akibat suara tangisan yang memilukan dari depan rumahnya.

Saat ia membuka pintu, pemandangan yang menyayat hati menyambutnya: seorang bayi perempuan mungil tergeletak di teras rumahnya, hanya berbalut sehelai handuk tipis.

Kondisi bayi itu sangat memprihatinkan. Tali pusarnya masih menempel, menandakan bahwa ia baru saja dilahirkan.

Baca Juga: Tangisan Pilu di Kebun Penuh Sampah: Bayi Perempuan Tanpa Busana Ditemukan Dikerubungi Semut, Siapa Pelakunya?

Tubuhnya yang kecil menggigil kedinginan, dan tangisannya terdengar lemah. Sahroni, dengan hati yang terenyuh, segera memberi tahu warga lainnya.

"Saya mendengar tangisan, lalu saya keluar dan melihat ada bayi berbalut handuk tergeletak di sana. Saya langsung memberi tahu warga lainnya dan melaporkannya ke polisi," ujar Sahroni, dengan suara bergetar.

Kabar penemuan bayi itu dengan cepat menyebar ke seluruh desa, memicu gelombang kepedulian dan emosi di kalangan warga.

Baca Juga: Kisah Dua Anak Kandung yang Habisi Ayahnya Sendiri: Polisi Ungkap Kisah Pilu di Balik Aksi Brutal Itu

Rasa iba dan prihatin bercampur aduk dengan kemarahan terhadap orang tua yang tega membuang bayi tak berdosa itu.

"Ya Allah, tega sekali orang tuanya membuang bayi sekecil ini. Semoga bayi ini mendapatkan kehidupan yang lebih baik," ujar seorang ibu dengan mata berkaca-kaca.

Warga berbondong-bondong memberikan bantuan, mulai dari pakaian hangat hingga susu formula.

Mereka berharap, bayi mungil itu dapat merasakan kasih sayang dan kehangatan, meskipun telah ditinggalkan oleh orang tuanya.

Kapolsek Pelangiran, Iptu Anton Hilman SH MH, memastikan bahwa bayi tersebut telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Pelangiran.

"Alhamdulillah, bayi dalam kondisi selamat. Kami juga telah berkoordinasi dengan dinas sosial terkait langkah selanjutnya," jelasnya.

Kisah pilu bayi terlantar ini telah menyentuh hati banyak orang.

Di tengah kesedihan, muncul harapan baru dari warga Desa Tagagiri Tamajaya, bahwa bayi mungil itu akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik, dikelilingi oleh kasih sayang dan perhatian. ***

Baca Juga: Sehari Sebelum Meninggal Kecelakaan di AS, Kadek Melly Sempat Minta Video Ogoh-Ogoh di Desanya, Ini Penjelasan Sang Ayah

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bayi perempuan