BALIESPRESS.ID - Tangisan lirih di subuh yang dingin memecah keheningan Desa Tagagiri Tamajaya, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Rabu (2/4/2025).
Sahroni, seorang warga, terbangun dari tidurnya akibat suara tangisan yang memilukan dari depan rumahnya.
Saat ia membuka pintu, pemandangan yang menyayat hati menyambutnya: seorang bayi perempuan mungil tergeletak di teras rumahnya, hanya berbalut sehelai handuk tipis.
Kondisi bayi itu sangat memprihatinkan. Tali pusarnya masih menempel, menandakan bahwa ia baru saja dilahirkan.
Tubuhnya yang kecil menggigil kedinginan, dan tangisannya terdengar lemah. Sahroni, dengan hati yang terenyuh, segera memberi tahu warga lainnya.
"Saya mendengar tangisan, lalu saya keluar dan melihat ada bayi berbalut handuk tergeletak di sana. Saya langsung memberi tahu warga lainnya dan melaporkannya ke polisi," ujar Sahroni, dengan suara bergetar.
Kabar penemuan bayi itu dengan cepat menyebar ke seluruh desa, memicu gelombang kepedulian dan emosi di kalangan warga.
Rasa iba dan prihatin bercampur aduk dengan kemarahan terhadap orang tua yang tega membuang bayi tak berdosa itu.
"Ya Allah, tega sekali orang tuanya membuang bayi sekecil ini. Semoga bayi ini mendapatkan kehidupan yang lebih baik," ujar seorang ibu dengan mata berkaca-kaca.
Warga berbondong-bondong memberikan bantuan, mulai dari pakaian hangat hingga susu formula.
Mereka berharap, bayi mungil itu dapat merasakan kasih sayang dan kehangatan, meskipun telah ditinggalkan oleh orang tuanya.
Kapolsek Pelangiran, Iptu Anton Hilman SH MH, memastikan bahwa bayi tersebut telah mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Pelangiran.
"Alhamdulillah, bayi dalam kondisi selamat. Kami juga telah berkoordinasi dengan dinas sosial terkait langkah selanjutnya," jelasnya.
Kisah pilu bayi terlantar ini telah menyentuh hati banyak orang.
Di tengah kesedihan, muncul harapan baru dari warga Desa Tagagiri Tamajaya, bahwa bayi mungil itu akan mendapatkan kehidupan yang lebih baik, dikelilingi oleh kasih sayang dan perhatian. ***