BALIEXPRESS.ID – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Nasional Pasar Banggi, Kabupaten Rembang, Selasa (8/4), sekitar pukul 10.45 WIB.
Sebuah keluarga yang terdiri dari suami, istri, dan anak tewas seketika setelah motor yang mereka tumpangi tertabrak truk tronton.
Peristiwa memilukan itu terjadi saat keluarga tersebut baru saja pulang dari acara halal bihalal di tempat kerja.
Ketiganya mengendarai motor matic Yamaha Mio J putih bernomor polisi K 3528 SM, melaju dari arah timur ke barat, tepatnya setelah keluar dari area SMK Pelayaran.
Korban diketahui bernama Eko Beni Mohyanto, seorang tenaga kependidikan di SMKN 2 Rembang. Istrinya, Yayuk Watingsih, dan putri mereka, Aska Rafana Putri, yang baru berusia 4 tahun, turut menjadi korban dalam kecelakaan maut tersebut.
Seorang saksi mata, Ilham, pengemudi ojek online yang kebetulan melintas di lokasi kejadian, menceritakan detik-detik kecelakaan tersebut.
"Saya lihat sendiri dari arah berlawanan. Korban naik motor bertiga, tiba-tiba motor mereka bersenggolan dengan motor lain dan oleng ke kanan setelah mengenai spion. Truk tronton dari belakang langsung menabrak mereka," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Menurut Ilham, kondisi arus lalu lintas saat itu terbilang lengang.
Namun tak lama setelah kecelakaan terjadi, kemacetan mulai mengular dari dua arah, baik dari Lasem maupun Rembang. Warga sekitar tidak berani mendekat sebelum petugas datang karena kondisi korban sangat mengenaskan.
Rasno, Kepala Desa Pasar Banggi, yang sedang melintas di lokasi juga membenarkan kejadian tersebut.
Ia menyebutkan bahwa dua kendaraan roda dua terlihat bersenggolan, lalu salah satu motor terjatuh ke kanan, tepat di jalur truk trailer yang melintas.
“Saya lihat sendiri korban tergeletak, ada tiga orang. Seorang bapak, ibu, dan anak kecil, usia sekitar 4 tahun,” ujarnya.
Setelah kejadian, Rasno sempat melihat ciri-ciri truk trailer yang diduga sebagai penyebab kecelakaan dan berusaha mengejarnya hingga ke area dekat SPBU. (*)
Editor : Nyoman Suarna