BALIEXPRESS.ID- Seorang satpam di sebuah pabrik kawasan Desa Jeruklegi, Balongbendo, Sidoarjo, bikin geger.
Bukannya menjaga keamanan, satpam berinisial FS itu justru menjadi bagian dari komplotan pencuri yang menggondol kabel perusahaan senilai Rp400 juta.
Aksi liciknya terbongkar setelah salah satu pelaku lain, AF, tertangkap basah saat beraksi. Dari situlah benang kusut kasus ini mulai terurai.
"Karena karyawan tahu kabel itu milik pabrik, mereka langsung berteriak. Komplotan panik, UN dan JR kabur, tapi AF berhasil ditangkap," terang Fahmi dalam konferensi pers, Kamis (11/4/2025).
Dari pemeriksaan AF, terkuak bahwa FS yang merupakan satpam di pabrik itu berperan penting.
Ia membantu komplotan dengan cara mengalihkan perhatian karyawan agar aksi pencurian berjalan mulus.
Yang bikin geleng-geleng kepala, FS mengaku hanya menerima Rp4 juta dari dua aksi pencurian sebelumnya.
Motifnya? FS mengaku sungkan karena sering diberi rokok oleh pelaku.
"Kadang seminggu dua sampai tiga kali dikasih rokok. Ya, saya malu nolak," ujar FS, warga Tulangan, yang kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Polisi masih terus mengembangkan kasus ini dan memburu dua pelaku lainnya yang kabur. Kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta. (*)
Editor : I Made Mertawan