BALIEXPRESS.ID - Suasana pagi yang biasanya sunyi di Desa Pendosawalan, Kecamatan Kalinyamatan, Jepara, mendadak diwarnai kepedihan yang mendalam.
Teriakan seorang pria tua memecah keheningan Kamis pagi (17/4), sekitar pukul 07.30 WIB, bukan karena harta karun, melainkan penemuan yang jauh lebih menyayat hati: seorang bayi laki-laki yang tak berdaya ditinggalkan di dalam sebuah kardus!
Penemuan bayi mungil ini terjadi tepat di depan sebuah bangunan pabrik baru, PT. Wanxinda Travel Goods, yang berlokasi di Jalan Raya Jepara - Kudus Km.19 nomor 55.
Baca Juga: Begini Desain LPJU Bertiang Ornamen Antik yang Akan Hiasi Jalanan Klungkung
Kondisi bayi saat ditemukan sangat memprihatinkan, namun untungnya, ia masih bernyawa.
Tubuh kecilnya hanya terbalut sarung bantal berwarna ungu dan sehelai selimut bermotif warna-warni, seolah ditinggalkan dengan harapan segera ditemukan oleh orang yang berhati mulia.
Kapolsek Kalinyamatan, Iptu Suyatmoko, dengan nada prihatin membenarkan kejadian pilu ini.
"Betul sekali, pada Kamis (17/4) sekitar pukul 07.30 telah terjadi penemuan bayi yang ditelantarkan di gudang baru," ujarnya kepada awak media.
Kisah penemuan ini bermula ketika seorang warga hendak membuka warung di sekitar lokasi.
Tiba-tiba, ia mendengar teriakan panik dari seorang pria paruh baya yang berprofesi sebagai pencari rosok.
Rasa penasaran mendorongnya untuk mendekat, dan betapa terkejutnya ia mendapati pria tersebut baru saja menemukan seorang bayi di dalam kardus yang diletakkan begitu saja di samping pos satpam bangunan pabrik yang baru selesai dibangun.
Surat Wasiat yang Merobek Hati:
Yang lebih menyayat hati, di dalam kardus tempat bayi itu ditemukan, terselip sebuah surat tulisan tangan yang diduga kuat ditulis oleh orang tua sang bayi.
Gaya penulisan yang terkesan remaja, diperkirakan berusia antara 16 hingga 25 tahun, mengungkapkan kepiluan dan keterdesakan yang mendalam:
"Maaf yaa belum bisa merawat kami karena masih ngekos. Makan aja susah :(" "Tolong titipin ke panti ajaa." "Yg mau ngerawat makasih yaaa... BTW anakanya cowok -.-"
Bayi Dilarikan ke Rumah Sakit, Polisi Buru Pelaku:
Setelah penemuan yang menggegerkan ini, warga sekitar segera berdatangan.
Beruntung, seorang tenaga kesehatan kebetulan melintas dan langsung memberikan pertolongan pertama.
Bayi malang tersebut kemudian dilarikan ke Puskesmas Kalinyamatan.
Baca Juga: Pria Asal Gianyar Diadili Atas Kasus Penggelapan di PN Denpasar, Gadai 2 Mobil Sewaan untuk Hal ini
Namun, karena kondisi fisiknya yang lemah, dengan berat badan hanya 1,8 kilogram dan panjang 44 sentimeter, pihak puskesmas merujuknya ke RSUD RA Kartini untuk mendapatkan perawatan intensif di dalam inkubator.
"Untuk saat ini bayi tersebut diarahkan Kapuskesmas Kalinyamatan dr. Lupi Muwarni untuk dibawa ke RS Kartini guna mendapatkan perawatan inkubator," jelas Iptu Moko.
"Beratnya sekitar 1,8 kilogram, dengan tinggi 44 sentimeter," lanjutnya.
Pihak kepolisian kini bergerak cepat untuk mengungkap identitas pelaku penelantaran bayi tak berdosa ini.
"Masih lidik, akan kami dalami," tutup Iptu Moko singkat, menunjukkan keseriusan aparat dalam menangani kasus yang menyentuh nurani masyarakat ini.
Kisah pilu ini menjadi pengingat akan sulitnya kehidupan sebagian masyarakat dan pentingnya uluran tangan serta kepedulian terhadap sesama.
Semoga bayi mungil ini segera pulih dan mendapatkan keluarga yang penuh kasih sayang.
Masyarakat pun berharap agar pelaku penelantaran segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. ***