BALIEXPRESS.ID — Sabtu malam yang biasanya lengang mendadak berubah menjadi lokasi duka di ruas Tol Sidoarjo arah Waru, tepatnya di KM 751.400/B.
Sebuah truk colt diesel bermuatan sapi menghantam keras bagian belakang truk fuso dan menyebabkan sang sopir tewas mengenaskan di tempat.
Hartono, pria berusia 55 tahun asal Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, menjadi korban dalam kecelakaan tragis ini.
Ia mengemudikan truk colt diesel bernomor polisi N 8449 EU yang melaju dari arah selatan.
Di depannya, sebuah truk fuso bernomor polisi B 9560 FPA yang dikemudikan Mailudiono (58), warga Jombang, melambatkan laju karena kepadatan lalu lintas.
Diduga akibat kelelahan atau hilang konsentrasi, Hartono gagal menjaga jarak aman.
Dalam hitungan detik, suara dentuman keras membelah malam.
Truk colt diesel menghantam bagian belakang truk fuso dengan kecepatan tinggi.
Benturan itu membuat kabin truk Hartono remuk parah. Besi-besi melengkung, kaca berserakan, dan tubuh sang sopir terjepit di balik kemudi tanpa bisa bergerak.
Petugas yang tiba di lokasi sempat kesulitan mengevakuasi korban karena kondisi kabin yang begitu parah.
Suasana pun berubah menjadi dramatis saat tim penyelamat berjuang membuka ruang sempit untuk mengeluarkan Hartono yang sudah tak bernyawa.
“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian karena luka parah dan terjepit kabin,” ujar Iptu Irfan, Panit PJR Jatim 2 mewakili Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Hendrix Kusuma Wardhana.
Jenazah korban akhirnya berhasil dievakuasi setelah upaya panjang dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk proses visum.
Baca Juga: Polsek Kuta Utara Ungkap Kasus Pencurian iPhone di Kerobokan: Ini Diduga Identitas Pelakunya
Sementara dua truk yang terlibat kecelakaan sudah dipinggirkan dan arus lalu lintas yang sempat macet kini kembali normal.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat keras akan pentingnya menjaga jarak aman dan konsentrasi saat berkendara, terutama di jalur tol yang penuh risiko saat malam hari. (*)
Editor : Nyoman Suarna