Kabar Duka: Seorang Petani Ditemukan Tak Bernyawa di Tengah Sawah Trawas, Ada Apa?
Putu Mita Damayanti• Senin, 21 April 2025 | 01:43 WIB
Petani Asal Gresik Ditemukan Tewas di Sawah DIDUGA SERANGAN JANTUNG: Jasad korban dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Prof dr Soekandar Mojosari sebelum dibawa ke rumah duka, Jumat (18/4) malam.
BALIEXPRESS.ID - Suasana tenang Dusun Sempur, Desa Seloliman, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, mendadak berubah mencekam pada Jumat sore (18/4/2025).
Warga setempat digemparkan dengan penemuan sesosok jasad pria yang tergeletak di tengah pematang sawah.
Identitas korban belakangan diketahui sebagai Samsudin (61), seorang petani yang berasal dari Desa Ngampel, Kecamatan Balongpanggang, Gresik.
Kisah pilu ini bermula dari kecurigaan warga terhadap sebuah sepeda motor yang terparkir tak bertuan di dekat area persawahan sejak sebelum waktu salat Duhur.
Kejanggalan ini memicu pemilik warung untuk meminta bantuan warga sekitar melakukan pencarian, lantaran korban yang biasanya tidak sampai malam di sawah tak kunjung kembali.
"Biasanya kalau ke sawah tidak sampai malam. Karena itu pemilik warung curiga dan minta tolong warga lain untuk mencari korban," ungkap Suairin, seorang warga yang ikut dalam proses pencarian.
Sekitar pukul 17.30 WIB, upaya pencarian membuahkan hasil yang tragis.
Samsudin ditemukan dalam kondisi telungkup di pematang sawah dan sudah tidak bernyawa.
Penemuan ini sontak membuat warga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.
Petugas Polsek Trawas bersama tim Inafis Polres Mojokerto segera bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Proses evakuasi jasad korban berlangsung hingga pukul 19.30 WIB, dan jenazah Samsudin kemudian dibawa ke RSUD Prof. dr. Soekandar untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolsek Trawas, Iptu Sugeng Prajitno, memberikan keterangan terkait kejadian ini. Pihaknya memastikan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Berdasarkan hasil visum dan keterangan dari pihak keluarga, kuat dugaan bahwa Samsudin meninggal dunia akibat serangan jantung.
Diketahui, korban memang memiliki riwayat penyakit jantung yang sudah lama.
"Beliau memang sudah lama menyewa lahan sawah di sini untuk digarap. Menurut dokter dan pihak keluarga, besar kemungkinan korban meninggal karena serangan jantung," jelas Iptu Sugeng.
Setelah proses identifikasi selesai, jenazah Samsudin diserahkan kepada pihak keluarga dan langsung dibawa pulang ke rumah duka di Gresik.
Kepergian mendadak petani yang dikenal rajin dan bersahaja ini meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga serta warga Trawas yang telah mengenalnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kesehatan dan kewaspadaan di lingkungan sekitar. ***