Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Nekat! Tepergok Mencuri di Ruang Guru, Maling Hajar Kepsek hingga Luka Parah: Begini Kejadiannya

Nyoman Suarna • Jumat, 25 April 2025 | 00:17 WIB
BARANG BUKTI: Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Agung Joko Haryono menunjukkan barang bukti kasus pencurian dan penganiayaan di SD N 2 Penawangan.
BARANG BUKTI: Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Agung Joko Haryono menunjukkan barang bukti kasus pencurian dan penganiayaan di SD N 2 Penawangan.

BALIEXPRESS.ID – Aksi pencurian nekat terjadi di SDN 2 Penawangan, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan.

Seorang pencuri berinisial VR (21), warga Desa Ngeluk, tertangkap basah saat membobol ruang guru dan langsung menyerang Kepala Sekolah Budiyono yang memergokinya.

Peristiwa ini terjadi pada Senin dini hari, 14 April 2025, sekitar pukul 04.30 WIB.

Saat itu Budiyono sedang bersepeda pagi dari rumahnya yang hanya berjarak tiga menit dari sekolah. Ia bermaksud mematikan lampu sekolah seperti biasa.

Namun, sesampainya di sekolah, ia melihat kaca ruang guru telah pecah. Ketika didekati, ia memergoki seorang pria asing di dalam ruangan.

Saat ditanya “Siapa itu?”, pelaku justru panik dan menyerang Budiyono dengan gegep besi, menghantam kepalanya berkali-kali.

“Saya kaget dan langsung bertanya, tapi dia malah menyerang saya,” ujar Budiyono. Akibatnya, ia mengalami luka serius dan harus menerima lima jahitan di kepala.

Korban sempat mencoba melawan dengan tangan kosong, namun pelaku terus memukuli hingga korban berteriak minta tolong.

Mendengar teriakan itu, pelaku melarikan diri dan meninggalkan barang bukti berupa sandal, helm, dan kaos berlumuran darah.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Grobogan, AKP Agung Joko Haryono, mengungkapkan bahwa pelaku masuk ke sekolah dengan cara melompati pagar dan memecahkan kaca jendela ruang guru.

Ia mencuri sejumlah uang sebelum aksinya digagalkan kepala sekolah.

“Aksi pelaku terekam CCTV sekolah, termasuk saat menyerang korban,” jelas AKP Agung.

Berdasarkan rekaman tersebut, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku.

Saat ini, VR telah diamankan dan tengah menjalani proses hukum. Barang bukti berupa gegep besi yang digunakan untuk menyerang juga telah diamankan.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa aksi kriminal bisa terjadi kapan saja dan menimpa siapa saja, bahkan di lingkungan sekolah yang seharusnya aman. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#luka #maling #kepsek #berdarah #tepergok #mencuri