Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kecelakaan Maut Tewaskan Anak 6 Tahun, Motor Terseret 15 Meter Dihantam Truk Mundur

I Made Mertawan • Minggu, 27 April 2025 | 13:56 WIB
Tim medis dan relawan mengevakuasi empat korban laka di Jalan MT Haryono XI, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kamis (24/4/2025).
Tim medis dan relawan mengevakuasi empat korban laka di Jalan MT Haryono XI, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kamis (24/4/2025).

BALIEXPRESS.ID- Tangisan histeris dua perempuan memecah keheningan di Jalan MT Haryono XI, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (24/4/2025) menjelang pukul 11.00 WIB.

Warga yang mendengar langsung bergegas memeriksa. Ternyata, dua perempuan bersama dua anak kecil mengalami kecelakaan.

Motor yang mereka tumpangi menghantam bagian belakang truk yang gagal menanjak dan meluncur mundur tak terkendali.

Tragis, seorang anak kecil tewas terlindas roda truk. Dua perempuan tersebut diketahui kakak beradik.

Pengendara motor Honda Beat berpelat N 6044 EDB itu adalah Rina Yustin, 40, warga Jalan Polowijen IV, Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing.

Ia membonceng adiknya, Jihan Riski Safira, 26, warga Jalan Dusun Kembang, Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Malang.

Jihan menggendong Ivo Mikhayla, 6, putri dari Rina. Satu anak perempuan lain, A. Rizky H, 7, juga ikut dalam perjalanan itu.

Insiden bermula saat mereka melintas di depan KZ Laundry. Secara tiba-tiba, sebuah truk Hino bernomor polisi L 8297 AH bergerak mundur.

Truk yang dikemudikan Suwanto, 51, warga Kedamean, Kabupaten Gresik, itu mengangkut kapur olahan dan lisplang seberat tujuh ton.

Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananto menjelaskan, muatan itu rencananya akan dikirim ke toko-toko bangunan di Kota Malang.

Namun, saat melalui tanjakan MT Haryono XI, truk tersebut tak mampu menanjak dan akhirnya meluncur ke belakang, menabrak pengendara motor beserta penumpangnya.

Akibat kejadian ini, Rina, Jihan, dan Rizky mengalami luka di kaki dan tangan. Sementara Ivo mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia.

"Seluruh korban langsung dilarikan ke RSUD dr. Saiful Anwar (RSSA) sekitar pukul 12.00," terang Anang.

Salah seorang saksi, Hendra, 50, mengaku langsung keluar rumah ketika mendengar teriakan.

Ia melihat dua anak dan seorang perempuan dewasa sudah tergeletak di jalan.

"Motornya terseret kurang lebih 15 meter dari lokasi awal," tutur Hendra, pemilik Poy Pixel Kost.

Ia menyebutkan, tanjakan di lokasi itu memang sering memicu kecelakaan. Namun, biasanya hanya tabrakan ringan, tak sampai memakan korban jiwa.

”Ini kecelakaan paling parah sampai menyebabkan korban jiwa," ungkapnya.

Menurut Hendra, sopir truk diduga tersesat akibat mengikuti arahan dari Google Maps. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#malang #kecelakaan #truk mundur di tanjakan