Kecelakaan Maut Mengakibatkan 11 Orang Meninggal Dunia: Polisi Tes Urine Sopir dan Kernet
I Putu Suyatra• Selasa, 6 Mei 2025 | 23:40 WIB
Bus antar Antar Lintas Sumatera (ALS) mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Prof Hamka, Bukit Surungan, Kecamatan Padangpanjang Barat. (Istimewa).
BALIEXPRESS.ID - Kabar duka menyelimuti Sumatera Barat! Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan nomor polisi B 7512 FGA menggemparkan warga Padangpanjang, Selasa pagi (6/5).
Insiden tragis di Jalan Prof Hamka, Bukit Surungan ini merenggut nyawa 11 penumpang dan menyebabkan puluhan lainnya luka-luka.
Apa sebenarnya yang terjadi?
Bus yang tengah melaju dari Medan menuju Bekasi via Padang ini tiba-tiba mengalami nasib nahas sekitar pukul 08.15 WIB.
Informasi awal menyebutkan adanya dugaan kuat rem blong sebagai penyebab kecelakaan. Namun, benarkah hanya itu?
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padangpanjang, Iptu Jamalluddin, menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan gegabah dalam menyimpulkan penyebab tragedi ini.
"Kami sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan ini," ujarnya, seperti dikutip dari Padang Ekspres.
Sopir dan Kernet Diperiksa, Tes Urine Dilakukan!
Langkah cepat dan tegas diambil oleh pihak kepolisian. Seluruh korban telah dievakuasi dari lokasi kejadian yang kini menjadi saksi bisu betapa mengerikannya kecelakaan tersebut.
Tak hanya itu, tiga orang sopir yang terdiri dari Muhammad Seu Sibuan, Zulhanuar, dan Ronal Maunurun, serta dua orang kernet, Feri Sanan dan Putra Irwandi, turut diperiksa intensif.
Bahkan, tes urine juga dilakukan untuk memastikan tidak ada faktor lain yang memicu kecelakaan maut ini.
Posko DVI Didirikan, Identifikasi Korban Jadi Prioritas!
Kesedihan mendalam dirasakan oleh keluarga korban.
Untuk mempercepat proses identifikasi, Polres Padangpanjang sigap mendirikan Posko Disaster Victim Identification (DVI) di RSUD Padangpanjang.
Langkah ini diharapkan dapat membantu keluarga secepatnya mengetahui nasib orang-orang terkasih mereka.
Data sementara dari kepolisian mencatat, 11 korban meninggal dunia terdiri dari 5 laki-laki dan 6 perempuan, termasuk anak-anak yang tak berdosa.
Sementara itu, 23 penumpang lainnya kini tengah berjuang melawan luka-luka di RSUD Padangpanjang dan Rumah Sakit Yarsi Padangpanjang.
Misteri Rem Blong: Benarkah Penyebab Tunggal Kecelakaan Maut Ini?
Meskipun dugaan awal mengarah pada malfungsi rem atau rem blong, pihak kepolisian tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain.
Penyelidikan secara rinci dan hati-hati terus dilakukan untuk mengungkap tabir di balik kecelakaan yang merenggut belasan nyawa ini. Apakah ada faktor kelalaian? Kondisi jalan? Atau bahkan faktor eksternal lainnya?
Kecelakaan tragis Bus ALS ini sontak menjadi perbincangan hangat dan sorotan utama di Padangpanjang.
Masyarakat menanti dengan cemas hasil penyelidikan pihak kepolisian, berharap keadilan dapat ditegakkan dan penyebab pasti dari tragedi ini segera terungkap. ***