Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Viral! Jukir Perempuan di Terminal Bunder Ancam Pengunjung Usai Mobil Diserempet Bus

Putu Mita Damayanti • Minggu, 8 Juni 2025 | 13:07 WIB
Seorang jukir wanita Terminal.Bunder mengancam akan memukul kepala wanita yang menyampaikan protes mobilnya diserempet bus.
Seorang jukir wanita Terminal.Bunder mengancam akan memukul kepala wanita yang menyampaikan protes mobilnya diserempet bus.

BALIEXPRESS.ID- Sebuah video yang memperlihatkan tindakan arogan seorang juru parkir (jukir) wanita di Terminal Bunder, Kabupaten Gresik, viral di media sosial dan menuai kecaman publik. 

Dalam video tersebut, jukir perempuan tampak mengancam akan memukul seorang pemilik mobil yang protes usai kendaraannya diserempet bus.

Insiden ini terjadi pada Jumat (6/6/2025), saat korban, Salma, datang ke terminal untuk mengantar saudaranya yang hendak bepergian menggunakan bus. 

Saat memarkirkan mobil Isuzu Panther miliknya, ia diarahkan oleh seorang wanita yang mengenakan atribut jukir dan kemudian diminta membayar uang parkir sebesar Rp5.000.

Tak lama setelahnya, sebuah bus keluar dari terminal dan menyerempet mobil Salma akibat kelalaian sopir. 

Alih-alih membantu atau meminta pertanggungjawaban sopir bus, sang jukir justru meminta sopir untuk tetap melanjutkan perjalanan. 

Ketika Salma memprotes, jukir tersebut malah mengancam dengan kata-kata kasar dan tindakan intimidatif.

“Dia bukannya membantu atau meminta maaf, malah bilang akan memukul kepala saya. Saya syok dan trauma,” ujar Salma, seperti dikutip dari unggahan akun media sosial Tutur Fitri, yang mengunggah kejadian tersebut ke publik.

Yang mengkhawatirkan, atribut yang dikenakan wanita itu diduga bukan seragam resmi jukir yang berada di bawah pengawasan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gresik. 

Dugaan keberadaan jukir liar pun mencuat, mengingat belum ada pernyataan resmi dari pengelola Terminal Bunder maupun pihak Dishub terkait status perempuan tersebut.

Kasus ini memicu kekhawatiran warga akan keamanan dan regulasi pengelolaan parkir di fasilitas umum. 

Warganet pun membandingkan insiden ini dengan kasus terdahulu, yakni seorang jukir bernama Sucipto yang sempat mengancam pegawai rumah makan di kawasan GKB dan akhirnya dipecat oleh Dishub. 

Namun, Sucipto diketahui tetap aktif sebagai jukir dan bahkan menguasai beberapa titik parkir di wilayah kota wali.

Hingga kini, publik menanti langkah tegas dari Dishub dan aparat terkait untuk menertibkan jukir liar dan memastikan keselamatan warga di area terminal dan fasilitas publik lainnya. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#juru parkir #gresik #viral