Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Viral! Guru Tendang Murid dari Atas Bangku saat Ujian: Diduga Ini Pemicunya

Putu Mita Damayanti • Jumat, 13 Juni 2025 | 00:10 WIB
TENDANG MURID : Cuplikan video viral oknum guru di Karangawen, Demak, tendang kepala muridnya saat ujian.
TENDANG MURID : Cuplikan video viral oknum guru di Karangawen, Demak, tendang kepala muridnya saat ujian.

BALIEXPRESS.ID – Dunia pendidikan kembali tercoreng. Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi tak pantas seorang guru di SMPN 1 Karangawen, Demak, Jawa Tengah, yang diduga melakukan kekerasan fisik terhadap muridnya saat ujian tengah berlangsung.

Kejadian memilukan ini terjadi di dalam ruang kelas, saat ujian berlangsung. Berdasarkan informasi yang beredar, oknum guru tersebut bertugas sebagai pengawas ujian. 

Diduga karena mendengar suara siulan yang dianggap mengganggu, ia langsung bereaksi keras. 

Meski murid menjelaskan bahwa suara berasal dari luar kelas, amarah sang guru tampaknya sudah tak terbendung.

Dalam video yang beredar luas, terlihat guru tersebut berdiri di atas bangku, kemudian menendang kepala GAM (13), siswa SMPN 1 Karangawen, sebanyak dua kali di bagian pipi kanan. 

Rekaman yang diduga diambil oleh teman korban itu menunjukkan betapa brutalnya aksi sang guru, yang bahkan tampak tak peduli bahwa perbuatannya tengah direkam.

Akibat tindakan tersebut, korban mengalami lebam di bagian wajah dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Tak tinggal diam, keluarga korban mendatangi sekolah untuk meminta pertanggungjawaban. 

Meski oknum guru telah meminta maaf, keluarga tetap bersikukuh menempuh jalur hukum.

"Kami pihak keluarga bisa memaafkan, tapi kami akan tetap melanjutkan kasus ini karena sudah lapor ke polsek," ujar salah satu keluarga korban dalam video yang juga viral tersebut.

Pihak Polres Demak, melalui Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim, telah mengambil alih penanganan kasus. 

Mereka sudah melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara pada Senin (9/6) setelah laporan resmi diterima.

Kasatreskrim Polres Demak, AKP Kuseni, menyampaikan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara serius dan profesional.

 "Kami sudah melakukan penyelidikan. Kami akan lakukan penyelidikan secara profesional dan sesuai prosedur," tegasnya.

Kasus ini memicu reaksi keras dari masyarakat yang mengecam keras kekerasan di dunia pendidikan. 

Banyak warganet menuntut agar pelaku diberi sanksi tegas dan menjadi pelajaran bagi semua pihak agar insiden serupa tidak terulang di masa depan. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#bangku #kepala #murid #tendang #guru #siulan #SUARA