BALIEXPRESS.ID – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur ekstrem Paralayang Segorogunung – Kemuning, Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, pada Senin siang (23/6/2025).
Tiga orang dari satu keluarga tewas seketika setelah motor yang mereka tumpangi diduga mengalami rem blong dan menabrak pohon mangga di tepi jalan.
Korban dalam tragedi ini diketahui masih memiliki hubungan keluarga dekat. Mereka adalah:
- Supriyati (55) – warga asal Lampung yang sedang berkunjung
- Hana Tiara – keponakan Supriyati
- Karin Valencia – anak Hana yang masih kecil
Ketiganya sebelumnya bertolak dari rumah Hana di Kaliwuluh, Kebakkramat, untuk berwisata ke area Paralayang Segorogunung, salah satu destinasi favorit di Karanganyar.
Menurut Dhani Ceking, tetangga korban, mereka sempat menikmati pemandangan alam sebelum akhirnya kabar duka menyebar sekitar pukul 13.00 Wita.
“Mbak Hana bersama anaknya Karin dan Budenya, Bu Supriyati, katanya sempat jalan-jalan ke paralayang. Tapi sorenya saya dengar kabar bahwa mereka mengalami kecelakaan dan semuanya meninggal dunia,” ujar Dhani saat ditemui di kamar jenazah RSUD Karanganyar.
Berdasarkan informasi awal dari pihak kepolisian, motor Honda Beat yang dikendarai korban diduga mengalami gangguan sistem pengereman saat melintasi jalan menurun dari arah Segorogunung menuju Kemuning.
Akibatnya, motor melaju tak terkendali, keluar jalur, dan menghantam pohon mangga yang berada di pinggir jalan.
Petugas dari Polsek Ngargoyoso dan Satlantas Polres Karanganyar langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi ketiga korban ke RSUD Karanganyar.
Hingga berita ini diturunkan, suasana duka mendalam masih menyelimuti rumah duka di Kaliwuluh, Kebakkramat.
Banyak kerabat dan tetangga berdatangan untuk memberikan doa serta dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.
Pihak kepolisian saat ini masih mendalami penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan adanya kelalaian teknis atau faktor jalan yang turut berkontribusi terhadap insiden nahas ini.
Jalur menurun dari arah wisata paralayang ke Kemuning dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di Karanganyar karena kontur jalan yang curam dan berkelok, apalagi saat musim liburan atau akhir pekan.
Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi para pengendara, khususnya yang menggunakan motor matic, agar lebih berhati-hati saat melintasi jalur ekstrem pegunungan. (*)
Editor : Nyoman SuarnaSumber : Radar Solo