VIRAL! Pengantin Wanita Minta Cerai Detik Itu Juga Setelah Ijab Kabul: Ada Kisah Pilu di Baliknya?
I Putu Suyatra• Selasa, 24 Juni 2025 | 02:48 WIB
Seorang istri langsung minta cerai sesaat usai ijab kabul. (Instagram Lambe Turah Official)
BALIEXPRESS.ID - Sebuah video mengejutkan tengah menggemparkan jagat maya! Viral di media sosial memperlihatkan seorang pengantin wanita tiba-tiba menyatakan ingin bercerai sesaat setelah ijab kabul.
Pernikahan yang baru berumur hitungan detik ini sontak membuat netizen terkejut dan bertanya-tanya: Ada apa sebenarnya di balik keputusan drastis ini?
Insiden tak terduga ini kabarnya terjadi di Desa Betung, Kecamatan Abab, Kabupaten Penukang Abab Lematang Ilir, Sumatera Selatan.
Video yang menampilkan momen langka ini dengan cepat menyebar setelah diunggah oleh berbagai akun, termasuk akun gosip Instagram terkemuka, Lambe Turah.
Dalam video yang beredar, pasangan pengantin terlihat serasi mengenakan pakaian serba putih, duduk berdampingan saat prosesi ijab kabul.
Ayah dari mempelai perempuan sendiri yang menikahkan putrinya dengan mas kawin uang sebesar Rp250 ribu.
Prosesi ijab kabul berjalan lancar, dan mempelai pria pun lantang mengucapkan ijabnya.
Namun, kebahagiaan itu seketika sirna. Saat orang-orang bersyukur pernikahan berjalan lancar, Miranti, sang pengantin wanita, tiba-tiba melontarkan pernyataan yang mengejutkan semua yang hadir.
“Aku mau cerai, aku tidak suka, dia melecehkan aku,” ujarnya lantang.
Tanpa menunggu respons, Miranti langsung beranjak masuk ke dalam kamar, meninggalkan lokasi akad nikah yang digelar di rumahnya.
Kisah Pilu di Balik Permintaan Cerai: Korban Rudapaksa Dipaksa Menikah?
Reaksi netizen tak kalah heboh. Banyak yang merasa sedih dan kasihan pada Miranti. Berbagai komentar menduga bahwa Miranti adalah korban rudapaksa yang dipaksa untuk menikah dengan pelaku yang telah membuatnya tertekan dan trauma.
"Korban rudapaksa dipaksa nikah ya mana mau. Kenapa nggak nolak ya," komentar salah satu netizen, menyuarakan keprihatinan.
Netizen lain menambahkan, "Katanya si cewek ini dilecehkan sama itu aki-aki, bukannya dilaporkan ke polisi malah ini cewek dinikahkan sama si aki-aki ini alias orang yang sudah melecehkannya."
Ada pula yang memberikan dukungan pada keputusan Miranti: "Pelecehan dihukum tidak, tapi pelecehan dinikahkan. Respect sama si wanita."
Kisah Miranti ini bukan hanya sekadar viral, tetapi juga membuka tabir isu sensitif tentang kekerasan seksual dan keadilan.
Mengapa seorang korban bisa dipaksa menikah dengan terduga pelaku? Dan bagaimana kelanjutan dari kisah pernikahan yang berakhir sebelum dimulai ini? ***