Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Kecelakaan Maut: Pemuda Tewas Tabrak Sepeda Listrik, Apa Penyebab Pastinya?

I Putu Suyatra • Rabu, 25 Juni 2025 | 02:56 WIB

TKP: Petugas Satlantas saat melakukan olah TKP. Inset kondisi sepeda listrik yang menabrak CBR.
TKP: Petugas Satlantas saat melakukan olah TKP. Inset kondisi sepeda listrik yang menabrak CBR.

BALIEXPRESS.ID - Sebuah kecelakaan maut mengguncang Kota Pasuruan pada Minggu (22/6) dini hari. Seorang remaja bernama Mir (18), warga Jalan Komodor Yos Sudarso, harus kehilangan nyawa dalam kecelakaan lalu lintas mengerikan di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bugul Lor, sekitar pukul 04.30 WIB.

Kecelakaan ini sontak menimbulkan pertanyaan besar: bagaimana sebuah sepeda motor dan sepeda listrik bisa bertabrakan hingga menyebabkan korban jiwa? 

Detik-Detik Kecelakaan Maut: Tabrakan Tak Terhindarkan

Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Zulkifli, Mir saat itu mengendarai motor Honda CBR bernomor polisi N 5495 VM.

Baca Juga: Geger K-Pop! Gadis Bali Ini Bakal Jadi Idola Indonesia Pertama di SM Entertainment?

Ia membonceng temannya, Fer (17), yang juga berasal dari Kelurahan Mandaran.

Motor mereka melaju kencang dari arah timur ke barat dan mencoba mendahului kendaraan lain dari sisi kanan, bahkan hingga melintasi marka jalan.

Nahas, di saat yang bersamaan, sebuah sepeda listrik yang dikendarai Junaidi (40), warga Sampang, datang dari arah berlawanan.

Junaidi tidak sendiri, ia membonceng seorang anak berusia 8 tahun bernama Ar.

Benturan keras tak bisa dihindari. Kedua kendaraan melaju saling berhadapan dan tidak sempat menghindar, menyebabkan ketiga korban terjatuh ke aspal jalan. Sebuah pemandangan yang mengerikan di kala subuh. 

Baca Juga: Detik-Detik Dedi Mulyadi Disiram Air di Bekasi: Awalnya Geger, Ternyata Ada Kisah Heroik di Baliknya!

Korban Berjatuhan: Satu Tewas, Tiga Luka-Luka

Akibat insiden ini, Mir mengalami luka serius di bagian kepala serta luka-luka di kaki kanan, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, Fer, teman yang dibonceng Mir, beruntung selamat tanpa luka serius.

Di sisi lain, Junaidi, pengendara sepeda listrik, mengalami luka benjol di dahi kiri, lecet di perut, serta luka robek di tangan dan paha kanan.

Anak yang diboncengnya, Ar, juga mengalami luka robek di kaki kanan, lecet di perut, dan memar di kepala.

Ketiga korban luka segera dilarikan ke RSUD dr. R. Soedarsono untuk mendapatkan perawatan medis intensif. 

Kerugian Materi dan Penyelidikan Lanjut

Ipda Zulkifli menyebut, kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 500 ribu.

Motor CBR yang dikendarai Mir mengalami kerusakan parah di bagian depan dan knalpotnya patah, sedangkan sepeda listrik yang dikendarai Junaidi ringsek di bagian depan dan sisi kanan-kirinya.

"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini," pungkas Ipda Zulkifli.

Baca Juga: Rotasi Mengejutkan di Polres Buleleng: Posisi Kunci Bergeser, Apa Dampaknya?

Penyelidikan mendalam tentu diperlukan untuk mengungkap secara pasti penyebab utama kecelakaan tragis ini dan memastikan keadilan bagi para korban.

Apa sebenarnya yang menyebabkan Mir nekat mendahului hingga melintasi marka jalan di waktu subuh itu?

Dan bagaimana kondisi terkini korban luka setelah insiden memilukan ini? Publik menantikan hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#pasuruan #kecelakaan maut #sepeda listrik