TKP: Petugas Satlantas saat melakukan olah TKP. Inset kondisi sepeda listrik yang menabrak CBR.
BALIEXPRESS.ID - Sebuah kecelakaan maut mengguncang Kota Pasuruan pada Minggu (22/6) dini hari. Seorang remaja bernama Mir (18), warga Jalan Komodor Yos Sudarso, harus kehilangan nyawa dalam kecelakaan lalu lintas mengerikan di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bugul Lor, sekitar pukul 04.30 WIB.
Kecelakaan ini sontak menimbulkan pertanyaan besar: bagaimana sebuah sepeda motor dan sepeda listrik bisa bertabrakan hingga menyebabkan korban jiwa?
Detik-Detik Kecelakaan Maut: Tabrakan Tak Terhindarkan
Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Ipda Zulkifli, Mir saat itu mengendarai motor Honda CBR bernomor polisi N 5495 VM.
Ia membonceng temannya, Fer (17), yang juga berasal dari Kelurahan Mandaran.
Motor mereka melaju kencang dari arah timur ke barat dan mencoba mendahului kendaraan lain dari sisi kanan, bahkan hingga melintasi marka jalan.
Nahas, di saat yang bersamaan, sebuah sepeda listrik yang dikendarai Junaidi (40), warga Sampang, datang dari arah berlawanan.
Junaidi tidak sendiri, ia membonceng seorang anak berusia 8 tahun bernama Ar.
Benturan keras tak bisa dihindari. Kedua kendaraan melaju saling berhadapan dan tidak sempat menghindar, menyebabkan ketiga korban terjatuh ke aspal jalan. Sebuah pemandangan yang mengerikan di kala subuh.
Akibat insiden ini, Mir mengalami luka serius di bagian kepala serta luka-luka di kaki kanan, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, Fer, teman yang dibonceng Mir, beruntung selamat tanpa luka serius.
Di sisi lain, Junaidi, pengendara sepeda listrik, mengalami luka benjol di dahi kiri, lecet di perut, serta luka robek di tangan dan paha kanan.
Anak yang diboncengnya, Ar, juga mengalami luka robek di kaki kanan, lecet di perut, dan memar di kepala.
Ketiga korban luka segera dilarikan ke RSUD dr. R. Soedarsono untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Kerugian Materi dan Penyelidikan Lanjut
Ipda Zulkifli menyebut, kerugian materiil akibat kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 500 ribu.
Motor CBR yang dikendarai Mir mengalami kerusakan parah di bagian depan dan knalpotnya patah, sedangkan sepeda listrik yang dikendarai Junaidi ringsek di bagian depan dan sisi kanan-kirinya.
"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini," pungkas Ipda Zulkifli.