BALIEXPRESS.ID-Sebuah video yang memperlihatkan aksi sekelompok warga negara Indonesia (WNI) membentangkan spanduk bertuliskan “PSHT MADIUN RANTAU JEPANG” di area publik di Jepang, menuai sorotan tajam dan reaksi beragam di media sosial.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @unboxing.japan pada Minggu, 22 Juni 2025, dan menunjukkan spanduk berukuran besar dibentangkan secara mencolok di fasilitas umum.
Baca Juga: Soal Wacana Legalisasi Tajen, Polda Bali: Tidak Masalah Asal Tak Ada Perjudian
Hingga kini, unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 549 ribu kali dan mengundang ribuan komentar.
Aksi tersebut dilakukan oleh komunitas silat asal Madiun, Jawa Timur, yang tergabung dalam kelompok perantauan di Jepang.
Namun, tindakan ini dinilai tidak tepat oleh sejumlah warganet, termasuk dari Jepang, karena dianggap mengganggu ketertiban umum, salah satu nilai yang dijunjung tinggi di Negeri Sakura.
Komentar warga Jepang dalam unggahan tersebut yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menunjukkan kekhawatiran terhadap citra WNI
“Orang Indonesia memang selalu membuat masalah. Di mana pun mereka berada, banyak sekali orang yang tidak menaati aturan dan bertindak egois. Itulah sebabnya mereka sulit dipercaya dan akhirnya membuat masalah bagi orang-orang di sekitarnya,” tulis akun @ryuzin_001.
Baca Juga: Enam Warga Bali Dievakuasi dari Iran dan Yaman, Pemprov Siapkan Fasilitasi Pemulangan ke Bali
“Cara melakukan sesuatu seperti ini tidak begitu baik,” ketik akun @rikk.aruesu.
Di sisi lain, warganet Indonesia juga menyampaikan kekecewaan atas tindakan tersebut karena dinilai dapat memperburuk citra warga Indonesia di luar negeri.
“Kasian orang Indo yg baru mau ke Jepang, krna mereka jadi jelek image-nya,” tulis akun @sant2_4u.
“Ayolah kalian ini numpang cari makan di negara orang, setiap negara punya aturan sendiri. Jangan bikin malu..” ketik akun @anggiksetiawan.
Sementara itu, ada juga komentar dari warganet Indonesia yang menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dalam bahasa Inggris.
Baca Juga: KEK Sanur Diresmikan, Prabowo Targetkan Kurangi WNI Berobat ke Luar Negeri
“I am an Indonesian citizen, and I sincerely apologize for the incident. Please do not judge or generalize all Indonesians based on the actions of a few individuals. If you feel disturbed, you have every right to ask them to leave. Thank you,” tulis akun @iqbal.e.febrian.
(Terjemahan: “Saya warga negara Indonesia, dan saya mohon maaf atas kejadian tersebut. Tolong jangan menghakimi atau menggeneralisasi semua orang Indonesia berdasarkan tindakan beberapa orang. Jika Anda merasa terganggu, Anda memiliki hak untuk meminta mereka untuk pergi. Terima kasih.”)
Aksi ini menjadi perbincangan publik dan kembali mengingatkan pentingnya memahami dan menghormati norma serta aturan di negara tempat tinggal, khususnya bagi WNI yang menetap atau bekerja di luar negeri.
Editor : Wiwin Meliana