BALIEXPRESS.ID- Seorang influencer sepeda motor berinisial SAN menjadi korban dugaan penganiayaan yang terjadi di Jalan Abdul Wahab, Cinangka, Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat.
Dugaan penganiayaan terjadi pada Selasa (8/7/2025) malam. Kini, kasusnya ditangani oleh Polres Metro Depok.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Renald Simanjuntak mengungkapkan, dugaan penganiayaan berawal dari saling sindir antara korban dan terduga pelaku di media sosial (medsos).
Perselisihan itu terkait konten seputar sepeda motor yang mereka unggah di dunia maya.
"Korban dan terlapor saling ejek di media sosial. Kemudian, pelaku mengajak korban untuk bertemu dan meminta maaf secara langsung," ujar Renald dalam keterangannya, Jumat (11/7/2025).
Setelah sepakat bertemu, korban SAN diajak menuju sebuah area pemakaman oleh pelaku. Di lokasi itu, korban justru menjadi sasaran penganiayaan.
"Korban dipukul, ditendang, bahkan disundut rokok oleh pelaku. Tidak hanya itu, korban juga dipaksa meminta maaf di depan kamera," tambahnya.
Akibat penganiayaan tersebut, SAN mengalami luka bakar di dagu bagian kanan akibat sundutan rokok.
Selain itu, korban juga merasakan sakit di bagian kepala dan perut.
Korban telah melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Depok. Saat ini, penyidik tengah mendalami kasus dan memeriksa sejumlah saksi.
Polisi menyebutkan, kasus ini diduga kuat dipicu oleh persoalan sepele yang dibesar-besarkan di media sosial.
Penyidik juga tengah memburu pelaku lain yang diduga turut terlibat dalam insiden tersebut. (*)
Editor : I Made Mertawan