BALIEXPRESS.ID- Niat membantu malah berujung petaka. Seorang pria meregang nyawa usai diduga tersengat listrik saat memperbaiki tandon air di rumah warga Desa Pademonegoro, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis malam (10/7/2025).
Korban diketahui bernama Lulus Eko Purnomo, 36, warga Kelurahan Dr. Soetomo, Tegalsari, Surabaya.
Ia datang ke rumah milik PA, 43, di Kavling Griya Pademo Indah, untuk memperbaiki pompa air yang dilaporkan tidak berfungsi.
Sebelum kejadian, korban tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB. Ia memeriksa pompa menggunakan tespen dan menyatakan mesin masih normal.
Ia kemudian naik ke tandon air untuk memeriksa sambungan listrik bagian atas.
Sebelum naik, pemilik rumah sempat menawarkan untuk mematikan aliran listrik. Namun korban menolak.
“Katanya, tidak perlu dimatikan,” ujar PA saat dimintai keterangan oleh petugas.
Sekitar pukul 20.00 WIB, korban yang merupakan warga Subaya itu mulai naik ke atas tandon melalui tangga.
Namun setelah hampir 20 menit tak ada suara atau gerakan, PA merasa curiga.
Saat dicek, Lulus ditemukan tak bergerak dengan posisi separuh tubuhnya masuk ke dalam tandon.
Warga langsung melapor ke ketua RT dan diteruskan ke Polsek Sukodono. Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Diduga kuat akibat tersengat listrik,” terang Kapolsek Sukodono AKP Saadun, Jumat (11/7/2025).
Jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong sekitar pukul 23.00 untuk keperluan visum.
Polisi mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat menangani peralatan listrik, terutama di area basah atau berisiko tinggi. (*)
Editor : I Made Mertawan