Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Warga Dengar Suara Ledakan, Dua Pekerja Tewas Tersengat Listrik Saat Pasang Atap  

Putu Mita Damayanti • Jumat, 18 Juli 2025 | 15:11 WIB

 

Jenazah dievakuasi ke mobil ambulans di Wedoro, Waru, Rabu (16/7/2025).
Jenazah dievakuasi ke mobil ambulans di Wedoro, Waru, Rabu (16/7/2025).

BALIEXPRESS.ID-  Kecelakaan kerja kembali merenggut nyawa. Dua pekerja bangunan tewas diduga akibat tersengat listrik.

Kejadiannya saat mereka mengerjakan proyek pembangunan rumah lantai dua yang juga difungsikan sebagai gudang barang rongsokan. 

Insiden maut itu terjadi di Jalan Kolonel Sugiono, Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu siang (16/7/2025), sekitar pukul 11.00 WIB.

Rumah tersebut berada tepat di depan area pemakaman umum Desa Wedoro.

Saat kejadian, lima pekerja tengah memasang atap seng di lantai dua bangunan. 

Namun, nahas menimpa dua di antaranya, yang masing-masing berprofesi sebagai tukang dan kuli.

Kanit Reskrim Polsek Waru AKP Adik Agus Putrawan mengatakan, peristiwa bermula saat salah satu pekerja mengangkat lembaran seng ke bagian atas bangunan. 

Diduga, seng tersebut terlalu dekat dengan kabel listrik bertegangan tinggi milik PLN yang melintas di sekitar lokasi proyek.

“Warga sekitar mendengar suara seperti ledakan listrik. Tak lama kemudian dua pekerja terjatuh dan tergeletak,” terang Putrawan kepada Radar Sidoarjo.

Satu dari dua korban sempat dilarikan ke RS Royal Surabaya, namun nyawanya tidak terselamatkan.

Sementara korban lainnya meninggal di tempat kejadian.

Pihak kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, dan mengamankan sejumlah barang bukti. 

Jenazah kedua korban kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk proses visum.

“Hasil awal menunjukkan korban meninggal akibat tersengat listrik. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau unsur pidana lainnya pada tubuh korban,” tegas Putrawan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, posisi trafo listrik milik PLN berada sangat dekat dengan lokasi proyek. 

Diduga kuat, kedekatan antara jaringan listrik dan area kerja menjadi pemicu utama terjadinya musibah ini. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#buruh bangunan #tersengat listrik #sidoarjo