BALIEXPRESS.ID – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Airlangga, simpang tiga Taman Lalu Lintas, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jumat (18/7) pagi.
Seorang kakek bernama Rifai (69) dan cucunya, Charisa Azka Naura (17), tewas terlindas truk saat dalam perjalanan menuju sekolah.
Insiden maut itu terjadi sekitar pukul 06.36 dan terekam kamera CCTV milik warga. Rifai yang merupakan warga Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, mengendarai sepeda motor Honda bernopol S 3326 NBH dan membonceng cucunya dari arah utara atau Sidoarjo.
Keduanya melaju di sisi kiri truk wing box bernopol B 9395 TEN milik perusahaan ekspedisi Fastana Logistik yang dikemudikan Cikih Andriansyah (33), warga Cirebon, Jawa Barat.
Saat sampai di simpang tiga taman, Rifai diduga mencoba mendahului dan memotong jalan truk yang hendak berbelok ke kiri menuju arah Ngoro.
Namun, karena jarak yang terlalu dekat, motor mereka justru masuk ke jalur putaran truk.
“Keduanya terlindas ban belakang truk. Luka parah di bagian kepala. Meninggal di lokasi,” ungkap Usman, saksi mata di lokasi kejadian.
Diketahui, pagi itu Rifai tengah mengantar cucunya ke sekolah di MAN 1 Mojokerto yang berada di Jalan Hasanuddin, Dusun Candisari, Desa Awang-Awang, Mojosari. Charisa sendiri merupakan siswi kelas XI.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr Soekandar Mojosari menggunakan ambulans milik relawan dan rumah sakit.
Kasus kecelakaan ini kini ditangani Unit Kecelakaan (Unitlaka) Satlantas Polres Mojokerto untuk penyelidikan lebih lanjut.
Polisi juga sudah memintai keterangan sejumlah saksi dan mengamankan kendaraan terlibat kecelakaan. (*)
Editor : Nyoman Suarna