Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kronologi Balita 15 Bulan Diduga Diculik Teman Lama Ibu, Pelaku Ancam dan Minta Bertemu di Yogyakarta

Putu Mita Damayanti • Sabtu, 19 Juli 2025 | 13:27 WIB
Ilustrasi bayi
Ilustrasi bayi

BALIEXPRESS.ID- Kasus dugaan penculikan balita di Sidoarjo viral di media sosial dan menyita perhatian publik.

Seorang balita laki-laki berusia 15 bulan berinisial MZL, dilaporkan hilang usai dibawa pergi oleh seorang perempuan yang diketahui merupakan teman lama ibu korban.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (16/7/2025) sore. Pelaku yang disebut-sebut bernama ADR alias R, datang ke rumah korban di Sidoarjo dengan alasan ingin bersilaturahmi.

Ia tidak datang sendiri, melainkan bersama seorang pria bernama BDC yang dipanggil B.

“Awalnya dia DM saya lewat Instagram, bilang mau main dan silaturahmi. Rencananya Kamis, tapi ternyata datang Rabu sore,” tutur Arifah.

Sekitar pukul 15.00 WIB, R dan B tiba di rumah Arifah dan mengobrol cukup lama.

Menjelang Maghrib, sekitar pukul 17.30 WIB, R berpamitan untuk membawa Zayn keluar rumah dengan dalih membeli susu di dekat rumah.

“Saya sempat nolak, tapi karena sudah kenal lama dan dia bilang cuma sebentar, akhirnya saya izinkan,” ujar Arifah.

Namun hingga lebih dari 10 menit, R tidak kembali. Arifah mulai merasa cemas dan mencoba menghubungi R lewat DM Instagram. 

Awalnya masih ada balasan, namun tak lama kemudian akun Arifah diblokir oleh pelaku. Bahkan nomor kontak suami pelaku juga memblokir akses.

“Panik banget, semua akses diblok. Saya langsung curiga ini bukan sekadar pergi beli susu,” ungkapnya.

Yang lebih mengejutkan, keesokan harinya, Kamis (17/7/2025) pagi sekitar pukul 08.00, pelaku kembali menghubungi Arifah lewat pesan DM. 

Dalam pesan tersebut, R justru mengancam dan meminta Arifah datang ke Yogyakarta jika ingin bertemu anaknya.

“Dia bilang, kalau saya mau ketemu anak saya, saya harus ke Yogya. Seperti bentuk ancaman,” ucap Arifah.

Mengetahui anaknya belum kembali dan situasi semakin mengarah pada dugaan penculikan, Arifah langsung melapor ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Sidoarjo.

“Anak saya masih 15 bulan dan masih ASI. Saya mohon, kalau ada yang melihat pelaku atau anak saya, segera lapor ke polisi,” pintanya penuh harap.

Pihak kepolisian mengonfirmasi telah menerima laporan tersebut dan sedang mendalami kasus ini. 

“Kami sudah terima laporan dari ibu korban. Saat ini, tim sedang menyelidiki dan melacak keberadaan anak tersebut,” tegas Kanit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo, Iptu Utun Utami.

Pihak keluarga berharap anak dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan pelaku bisa segera diamankan. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#sidoarjo #penculikan anak #yogyakarta