Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Nekat! Pria Berjaket Ojol Gantung Diri di Tengah Persiapan Warga Sambut Hari Kemerdekaan: Motifnya Ada Dua Kemungkinan

Putu Mita Damayanti • Senin, 28 Juli 2025 | 20:28 WIB
OLAH TKP: Anggota Polsek Manyar melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah di area Masjid Roudotul Jannah, Jalan Blitar Besuki, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar.
OLAH TKP: Anggota Polsek Manyar melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah di area Masjid Roudotul Jannah, Jalan Blitar Besuki, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar.

BALIEXPRESS.ID – Warga Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria dalam posisi tergantung di lingkungan Masjid Roudotul Jannah pada Minggu pagi (27/7/2025), sekitar pukul 06.30 WIB.

Kapolsek Manyar, AKP Dante Yudha, menyampaikan bahwa peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Wasit Aulawi, Ketua RT setempat.

Saat itu, ia tengah bersiap memasang umbul-umbul untuk menyambut peringatan Hari Kemerdekaan bersama warga sekitar.

"Ketika hendak menaikkan umbul-umbul, saksi melihat seseorang tergantung di pipa kanopi tangga masjid dengan tali berwarna kuning. Kejadian itu langsung dilaporkan ke kami," ujar AKP Dante.

Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara oleh Unit Reskrim Polsek Manyar, identitas korban berhasil diungkap.

Pria tersebut diketahui bernama Jaenuri (39), warga Tambak Asri, RT 19 RW 06, Surabaya.

Dari lokasi kejadian, petugas menemukan sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi L 2007 DAX yang diduga digunakan korban untuk datang ke lokasi. Saat ditemukan, Jaenuri mengenakan jaket ojek online (Ojol) berwarna hijau.

Tim medis segera mengevakuasi jenazah dan membawanya ke RSUD Ibnu Sina untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti dugaan bunuh diri tersebut masih diselidiki.

Pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah korban memiliki riwayat gangguan kejiwaan atau sedang mengalami persoalan pribadi.

“Barang-barang korban telah kami amankan, dan kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga. Saat ini, jenazah masih dalam pemeriksaan tim medis di RSUD Ibnu Sina,” tutup AKP Dante.

 Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil penyelidikan resmi terkait kasus ini. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#gangguan jiwa #jaket #gantung diri #kemerdekaan #pria #ojol