BALIEXPRESS.ID — Tawuran antar dua kelompok remaja kembali mencoreng ketenangan wilayah perbatasan Kabupaten Pati dan Kudus.
Insiden kekerasan itu terjadi pada Rabu (30/7) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB di Jalan Prawoto–Babalan, Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.
Dua geng remaja yang terlibat dalam aksi brutal ini adalah Gangster Tos Babalan asal Kabupaten Kudus dan Steam24boys dari Desa Prawoto, Pati.
Bentrokan berlangsung sengit dengan aksi saling serang menggunakan senjata tajam, sehingga memicu kepanikan warga setempat.
Kapolsek Sukolilo, AKP Sahlan, menyebut pihaknya segera merespons laporan masyarakat yang mengabarkan adanya kerumunan pemuda bersenjata tajam di lokasi kejadian.
"Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dan mendapati tawuran masih berlangsung. Petugas segera membubarkan massa," jelasnya.
Dalam operasi pembubaran itu, sebagian pelaku berhasil melarikan diri. Namun, satu orang berhasil diamankan, yakni remaja berinisial DDP (19), warga Desa Baleadi, Kecamatan Sukolilo. Saat ditangkap, DDP mengaku sebagai anggota geng Gangster Tos Babalan.
Polisi juga menyita sebilah celurit berukuran besar, sepanjang 150 cm dengan gagang kayu berwarna hitam, dari tangan pelaku.
Atas kepemilikan senjata tajam tersebut, DDP dikenakan Pasal 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tanpa izin.
Sejumlah warga yang menyaksikan kejadian mengaku kaget dan ketakutan. Wahyu Aris, salah satu saksi mata, menggambarkan situasi yang mencekam.
"Mereka saling serang dan berteriak-teriak. Untung saja polisi cepat datang," ucapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Muhammad Habbil yang terkejut melihat remaja-remaja membawa celurit dan senjata tajam lainnya di tengah malam.
Kapolsek AKP Sahlan menegaskan bahwa tindakan tegas akan terus diambil terhadap pelaku kekerasan jalanan.
Ia juga menyatakan bahwa proses hukum terhadap DDP terus berlanjut, termasuk pengiriman surat perintah penahanan kepada keluarganya.
“Penangkapan DDP hanyalah langkah awal. Kami akan terus mengembangkan kasus ini dan mengejar pelaku lain yang terlibat,” tegasnya.
Sebagai langkah preventif, Polsek Sukolilo akan meningkatkan intensitas patroli di titik-titik rawan terutama saat malam hari.
AKP Sahlan juga mengimbau masyarakat, termasuk para orang tua dan pihak sekolah, untuk lebih memperhatikan pergaulan anak-anak mereka.
“Peran semua pihak sangat penting. Mari bersama menjaga lingkungan kita dari pengaruh negatif seperti geng kekerasan ini,” pungkasnya. (*)
Editor : Nyoman Suarna