Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Gegara Buang Sampah, Ibu Rumah Tangga Tewas: Kok Bisa?

Putu Mita Damayanti • Senin, 4 Agustus 2025 | 21:18 WIB
DIEVAKUASI : Anggota Polsek Kebomas, BPBD Gresik dibantu warga saat mengevakuasi korban tenggelam di sebuah telaga yang berada di Dusun Putat Keraton.
DIEVAKUASI : Anggota Polsek Kebomas, BPBD Gresik dibantu warga saat mengevakuasi korban tenggelam di sebuah telaga yang berada di Dusun Putat Keraton.

BALIEXPRESS.ID — Seorang ibu rumah tangga asal Gresik, Satuni (54), ditemukan meninggal dunia setelah tercebur ke sebuah telaga di Dusun Putat Keraton, Kelurahan Kebomas, Gresik, pada Minggu pagi (3/8).

Peristiwa nahas ini terjadi saat korban diduga terpeleset ketika hendak membuang sampah.

Kapolsek Kebomas, Kompol Gatot Setyo Budi, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurut keterangan saksi mata, Nova Zubaidillah (40), insiden bermula sekitar pukul 06.30 WIB ketika ia melihat Satuni membawa kantong plastik hitam yang berisi sampah menuju telaga.

“Saat sedang melemparkan sampah, korban diduga kehilangan keseimbangan hingga terpeleset dan jatuh ke dalam telaga,” ungkap Kompol Gatot.

Nova yang berada tak jauh dari lokasi kejadian sempat mencoba memberikan pertolongan, namun korban telah tenggelam dan tidak tampak di permukaan. Ia segera menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik untuk meminta bantuan.

Tim BPBD yang tiba di lokasi langsung melakukan pencarian dan berhasil menemukan korban dalam kondisi sudah tidak bernyawa. 

Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Semen Gresik menggunakan ambulans Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Gresik.

Dari hasil pemeriksaan luar, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Keluarga menolak dilakukan otopsi dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan.

Pihak kepolisian menyatakan insiden ini murni kecelakaan. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#tewas #ibu rumah tangga #sampah