Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Rem Blong, Truk Tronton Tabrak 5 Kendaraan: Seorang Guru Tewas

Putu Mita Damayanti • Selasa, 12 Agustus 2025 | 22:19 WIB
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di Simpang 3 ABC depan Luwes, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, pada Senin (11/08/2025).
Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di Simpang 3 ABC depan Luwes, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, pada Senin (11/08/2025).

BALIEXPRESS.ID – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Soekarno Hatta, tepatnya di Simpang 3 ABC depan Luwes, Kelurahan Ledok, Kecamatan Argomulyo, pada Senin (11/8/2025).

Peristiwa ini melibatkan lima kendaraan dan menyebabkan satu orang meninggal dunia serta dua lainnya mengalami luka-luka.

Menurut keterangan Plh Kasi Humas Polres Salatiga, Ipda Sutopo, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi menunjukkan, truk tronton bernomor polisi H-9327-OW yang dikemudikan Setyo Kaharto (warga Semarang) melaju dari arah Tingkir menuju Semarang. Saat mendekati Simpang 3 ABC, truk diduga mengalami rem blong.

Di depannya terdapat Daihatsu Grandmax S-8507-WQ yang dikemudikan Nanang Nurdiansah (Jombang), Mazda Vantrend H-1187-LL dikemudikan Kasri (Salatiga), serta dua sepeda motor Honda Vario masing-masing bernomor polisi H-4061-MK (dikendarai Nindya Dewanti Permata, Salatiga) dan H-4504-TC (dikendarai Yulfa Mafi’atun, Salatiga). Saat itu, seluruh kendaraan berhenti karena lampu lalu lintas menyala merah.

Truk yang tak mampu berhenti akhirnya menabrak beruntun kendaraan di depannya, menyebabkan kecelakaan parah.

Yulfa Mafi’atun (36), seorang guru asal Blotongan, Sidorejo, meninggal dunia akibat luka parah di kepala dan patah kaki kiri. 

Dua korban luka yakni Yuli Suwarti (49) mengalami luka sobek di kepala, tangan, dan kaki, serta Aninda Dana Puspitasari (13) mengalami luka di kepala dan kaki.

Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga segera tiba di lokasi, mengamankan barang bukti, memberi tanda di TKP, dan mengevakuasi korban ke RSUD Kota Salatiga. 

Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Darmin, mengingatkan pengemudi kendaraan besar agar rutin memeriksa kondisi teknis kendaraan, terutama sistem pengereman, sebelum beroperasi.

Sementara itu, sejumlah warganet mendesak pihak terkait untuk mengevaluasi pengaturan lampu lalu lintas di lokasi tersebut. 

Sebelumnya, dari arah Solo pengendara yang hendak belok kiri diperbolehkan langsung melintas, namun kini diberlakukan lampu merah sehingga kendaraan harus berhenti. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#tewas #guru #rem blong #truk tronton #kendaraan