BALIEXPRESS.ID- Keceriaan liburan berubah menjadi duka mendalam bagi keluarga besar SDN Gebang 01 Jember, Jawa Timur.
Bela Puteri Kayila Nurjati, salah satu murid kelas 4 menjadi korban tewas dalam kecelakaan bus di Jalur Wisata Bromo, Probolinggo, Minggu (14/9/2025).
Kabar kepergian Bela sontak menyayat hati banyak pihak, terlebih ia dikenal sebagai siswi aktif, ceria, dan berprestasi.
Imam, staf sekolah, mengaku baru mengetahui kabar memilukan itu beberapa jam setelah insiden nahas terjadi. “Informasinya ikut berlibur bersama ibu,” katanya.
Imam menuturkan, Bela tak hanya rajin belajar, tetapi juga aktif mengikuti berbagai kegiatan sekolah, salah satunya drum band.
“Anaknya baik, ceria, rajin, dan selalu ikut drum band,” kenang Imam.
Suasana duka makin terasa ketika pengumuman meninggalnya Bela disiarkan lewat pelantang suara di kelurahan.
Warga sekitar Jalan Cempaka, tempat korban tinggal, larut dalam kesedihan. “Rumahnya di Jalan Cempaka. Dekat sekolahan,” imbuhnya.
Namun, kondisi sang ibu, Maria —perawat RS Bina Sehat Jember yang ikut dalam perjalanan— hingga kini masih belum diketahui pasti. “Informasinya masih di dirawat rumah sakit,” terangnya.
Tomy Trisna Wijaya, wali kelas Bela, juga tak kuasa menahan rasa kehilangan.
Menurutnya, Bela dikenal sebagai anak yang humble, sopan, pintar, dan selalu berprestasi. “Dia ikut di ekskul drum band bagian pianika,” katanya.
“Kami turut berduka. Semoga husnul khotimah. Dan keluarga tabah,” jelasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan