Bayi Perempuan Dibuang di TPS 3R Karangsono, Polisi Periksa Tiga Saksi

I Putu Suyatra • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 17:18 WIB
CARI BUKTI: Petugas kepolisan saat melakukan pendalaman atas kasus pembuangan mayat bayi di Karangsono, Kecamatan Sukorejo. (Rizal Syatori/Radar Bromo)
CARI BUKTI: Petugas kepolisan saat melakukan pendalaman atas kasus pembuangan mayat bayi di Karangsono, Kecamatan Sukorejo. (Rizal Syatori/Radar Bromo) 

BALIEXPRESS.ID - Kasus penemuan jasad bayi perempuan di lokasi pemilahan sampah TPS 3R Desa Karangsono, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, masih belum terungkap. Polisi terus menyelidiki kasus pembuangan bayi tersebut untuk mengungkap identitas pelaku.

Unit Reskrim Polsek Sukorejo langsung melakukan penyelidikan setelah jasad bayi perempuan ditemukan pada Jumat (18/9/2026). Olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan bahan serta keterangan (pulbaket) juga telah dilakukan petugas.

Sejumlah barang bukti telah diamankan untuk membantu proses penyelidikan. Salah satunya berupa celana jins yang diduga digunakan untuk membungkus jasad bayi sebelum dibuang di lokasi pemilahan sampah tersebut.

Kanitreskrim Polsek Sukorejo Aiptu Akhdian Pramono mengatakan, penyidik saat ini masih fokus menggali keterangan saksi dan menelusuri berbagai petunjuk di sekitar lokasi penemuan.

"Dalam penanganan kasus ini, total sudah ada tiga orang saksi yang kami mintai keterangan di Mapolsek Sukorejo," beber Akhdian.

CCTV di Sekitar TPS 3R Belum Beri Petunjuk

Penyelidikan kasus pembuangan jasad bayi di Sukorejo menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya karena lokasi TPS 3R Desa Karangsono berada cukup jauh dari kawasan permukiman warga.

Polisi juga telah menelusuri rekaman kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV) di sejumlah akses jalan menuju lokasi. Namun, hingga kini rekaman CCTV tersebut belum memberikan petunjuk yang mengarah kepada pelaku.

Untuk mempersempit pencarian, polisi turut berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Karangsono serta para bidan desa di wilayah setempat dan sekitarnya.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk mendata sekaligus menelusuri warga yang sebelumnya diketahui sedang hamil tua atau memasuki masa persalinan.

Meski demikian, penelusuran tersebut belum membuahkan hasil. Identitas orang yang membuang jasad bayi perempuan itu masih belum diketahui.

"Untuk identitas maupun keberadaan pelaku pembuang bayi, sejauh ini memang belum terungkap. Namun proses lidik terus kami lakukan secara maksimal sampai dengan pelakunya berhasil terungkap dan tertangkap," tegas Akhdian.

Polsek Sukorejo memastikan penyelidikan kasus penemuan jasad bayi perempuan di TPS 3R Desa Karangsono masih terus berjalan.

Editor : I Putu Suyatra
Sumber : Radar Bromo
pasuruan bayi