Galodo Terjang Kantor Bupati Solok, Jalur Solok-Padang Putus

I Putu Suyatra • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 06:41 WIB
Material longsor atau galodo yang melanda kawasan perkantoran Bupati Solok, Sumbar, pada Senin malam (21/9). (Padang Ekspres)
Material longsor atau galodo yang melanda kawasan perkantoran Bupati Solok, Sumbar, pada Senin malam (21/9). (Padang Ekspres) 

BALIEXPRESS.ID – Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan perkantoran Bupati Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Senin malam (21/9). Air bah datang secara tiba-tiba dengan membawa material dan menerjang sejumlah bagian kompleks perkantoran di Arosuka, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.00 itu membuat gerbang utama Kantor Bupati Solok terdampak. Luapan air juga menggenangi ruas jalan di sisi kanan kawasan perkantoran.

Berdasarkan laporan awal yang diterima petugas, Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) menjadi salah satu area yang pertama kali terdampak hantaman arus galodo.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi mengenai keberadaan Bupati Solok Jon Firman Pandu. JawaPos.com telah berupaya menghubungi Jon Firman Pandu melalui pesan singkat sejak pukul 21.00 WIB untuk mengonfirmasi kondisi tersebut, tetapi belum mendapat respons.

Sejumlah sumber juga mengaku belum mengetahui keberadaan Bupati Solok di tengah kejadian banjir bandang tersebut.

Tim Gabungan Dikerahkan Evakuasi

Pasca-galodo menerjang kawasan Kantor Bupati Solok, tim gabungan langsung melakukan penyisiran dan upaya pertolongan. Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok dikerahkan ke lokasi terdampak.

Kepala Seksi Operasi Damkar Zulhelmi Bosy mengatakan, sejumlah armada dan personel dari pos pemadam kebakaran telah bergerak menuju kawasan perkantoran Bupati Solok.

Personel tersebut berasal dari beberapa pos, di antaranya Pos Kayu Aro, Pos Sumani, dan Pos Koto Baru.

Petugas melakukan penyisiran untuk memastikan kondisi kawasan yang terdampak serta membantu proses evakuasi apabila masih terdapat warga atau pegawai yang membutuhkan pertolongan.

Jalur Solok-Padang Terputus Material Galodo

Banjir bandang Solok juga berdampak terhadap akses transportasi utama. Jalan lintas yang menghubungkan Solok dengan Kota Padang terputus setelah material galodo menutupi badan jalan.

Lokasi Kantor Bupati Solok yang berada di jalur lintas Solok-Padang membuat dampak galodo turut mengganggu arus kendaraan.

Aparat kepolisian menyebut arus air datang secara tiba-tiba dengan membawa material dalam jumlah cukup banyak hingga menutup badan jalan.

Untuk mengantisipasi risiko bagi pengguna jalan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Solok melakukan pengalihan arus kendaraan menuju jalur Alahanpanjang.

Kasat Lantas Polres Solok Iptu Akbar Kharisma Tanjung mengimbau masyarakat tidak memaksakan diri melintasi jalur yang terdampak banjir bandang.

“Jadi kami imbau kepada masyarakat untuk sementara menggunakan jalur Padangpanjang karena jalur kita tertutup dengan material banjir bandang,” ujar Akbar pada Senin malam (21/9).

Hingga Senin malam, petugas gabungan masih melakukan penanganan di lokasi. Kondisi jalur utama Solok-Padang juga masih menjadi perhatian karena tertutup material yang terbawa arus galodo.

Editor : I Putu Suyatra
Sumber : Padang Ekspres
Banjir bandang solok