BALIEXPRESS.ID – Dua pria terekam kamera CCTV saat mencuri burung cucak hijau milik Demitrius Prayogo, 58, warga Jalan Kertajaya VI, Kertajaya, Gubeng, Surabaya. Burung yang pernah belasan kali menjuarai kontes itu raib pada Senin (28/9) sekitar pukul 05.25.
Akibat pencurian tersebut, Demitrius mengalami kerugian sekitar Rp 7 juta. Sangkar beserta burung cucak hijau miliknya dicuri saat berada di teras Balai RT 09, tepat di depan rumah korban.
Demitrius mengatakan, burung tersebut sengaja diletakkan di lokasi sekitar pukul 04.30 untuk diembunkan. Namun, sekitar pukul 06.00, saat hendak memberikan makan, sangkar dan burungnya sudah tidak ada.
Korban kemudian menanyakan kejadian tersebut kepada tetangga dan mengecek rekaman CCTV.
“Dilihat dari CCTV dicuri pukul 05.25. Kalau pagi memang saya taruh situ burung. Jam 04.30 saya embunkan dan jam 07.00 atau 08.00 saya masukkan ke teras,” ujarnya kepada Radar Surabaya, Selasa (29/9).
Dua Pelaku Berboncengan Naik Scoopy
Dari rekaman CCTV, terlihat dua pelaku datang menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna putih. Keduanya berboncengan dan sepeda motor yang digunakan tidak dilengkapi pelat nomor.
Pelaku datang dari arah jalan raya kemudian berputar balik di depan rumah korban. Salah satu pelaku turun dari motor dan langsung mengambil sangkar berisi burung cucak hijau.
“Satu pelaku turun. Terus mengambil sangkar berisi burung cucak hijau,” ungkap Demitrius.
Aksi tersebut rupanya sempat dilihat oleh istri korban. Namun, saat itu sang istri tidak menaruh curiga karena mengira pria tersebut hanya berhenti di sekitar tempat sangkar burung digantung.
Burung Sudah Belasan Kali Juara Kontes
Demitrius mengatakan, cucak hijau yang dicuri bukan burung biasa. Burung tersebut telah belasan kali meraih juara dalam berbagai kontes.
“Burung sering juara kontes. Sudah belasan kali juara. Kerugian sekitar Rp 7 juta,” terangnya.
Menurut Demitrius, burung tersebut juga beberapa kali ditawar orang untuk dibeli. Namun, dia menolak menjualnya karena sudah terlanjur menyayangi burung tersebut.
“Memang banyak yang nawar. Tapi nggak saya jual. Kasus pencurian sudah saya laporkan ke Polsek Gubeng,” tegasnya.
Polisi Selidiki Pencurian Burung
Demitrius menambahkan, polisi telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan. Dia berharap pelaku segera ditangkap dan burung cucak hijau miliknya dapat ditemukan kembali.
Berdasarkan informasi yang dihimpun korban, ciri-ciri pelaku dan sepeda motor yang digunakan diduga mirip dengan pelaku pencurian burung murai di kawasan Manyar Dukuh.
“Ciri-ciri sama sepeda motor sama. Kasus pencurian burung baru sekali ini,” tukasnya.
Editor : I Putu SuyatraSumber : radar surabaya