Gagal Curi Motor, Terduga Pelaku Todong Benda Mirip Senpi dan Lempar Petasan

I Putu Suyatra • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 14:44 WIB
OLAH TKP: Sejumlah petugas kepolisian, dari Polres Pasuruan Kota mengidentifikasi lokasi percobaan pencurian motor di depan kantor notaris, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. (Polres Pasuruan Kota for Radar Bromo)
OLAH TKP: Sejumlah petugas kepolisian, dari Polres Pasuruan Kota mengidentifikasi lokasi percobaan pencurian motor di depan kantor notaris, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. (Polres Pasuruan Kota for Radar Bromo) 

BALIEXPRESS.ID – Percobaan pencurian sepeda motor terjadi di depan sebuah kantor notaris di Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Jumat (2/10) petang. Aksi tersebut gagal setelah diketahui warga, tetapi para terduga pelaku sempat menodongkan benda menyerupai senjata api dan melempar petasan sebelum melarikan diri.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.45. Saat itu, sepeda motor Honda Beat warna merah putih milik MA, 28, warga Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Panggungrejo, terparkir di depan kantor notaris dalam kondisi setang terkunci.

Terduga Pelaku Coba Bobol Kunci Motor

Tak lama kemudian, empat laki-laki yang diduga sebagai pelaku datang menggunakan dua sepeda motor Honda Beat. Kedua kendaraan tersebut tidak menggunakan pelat nomor dan para terduga pelaku diketahui berboncengan.

Mereka kemudian berhenti di sekitar lokasi. Salah seorang terduga pelaku yang mengenakan pakaian merah turun dari motor dan mendekati kendaraan milik korban.

Menurut keterangan saksi, pria tersebut diduga berusaha membobol rumah kunci sepeda motor menggunakan kunci T.

Aksi itu diketahui dua warga, SO, 34, dan DS, 47. Keduanya kemudian berteriak meminta pertolongan sambil meneriakkan “maling”.

Teriakan tersebut membuat terduga pelaku mengurungkan aksinya. Namun, situasi justru sempat memanas.

Terduga Pelaku Todong Benda Mirip Senjata Api

Salah seorang terduga pelaku kemudian mengeluarkan benda menyerupai senjata api dan mengarahkannya kepada SO.

Polisi masih mendalami jenis benda tersebut. Petugas menduga benda yang digunakan untuk menakut-nakuti warga itu merupakan airsoft gun atau senjata api rakitan.

Di tengah situasi tersebut, seorang terduga pelaku lain yang masih berada di atas motor dan mengenakan pakaian cokelat melemparkan petasan.

Petasan tersebut mengenai tembok pembatas bangunan. Setelah itu, keempat terduga pelaku langsung melarikan diri ke arah timur.

Sepeda motor Honda Beat milik korban tidak sempat dibawa. Percobaan pencurian tersebut akhirnya gagal setelah aksi mereka diketahui warga.

Polisi Periksa CCTV untuk Buru Terduga Pelaku

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota Aipda Junaidi mengatakan, polisi langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan kejadian.

Petugas juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi.

“Untuk terduga pelaku masih dalam proses penyelidikan. Anggota sudah mendatangi TKP dan melakukan pendalaman terhadap keterangan saksi maupun rekaman CCTV,” kata Junaidi.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Di antaranya plastik pembungkus petasan, pecahan tembok yang terkena lemparan petasan, serta rekaman CCTV.

“Rekaman CCTV juga menjadi salah satu bahan untuk mendalami identitas dan ciri-ciri para terduga pelaku,” imbuhnya.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi keempat terduga pelaku, termasuk mendalami benda yang digunakan untuk menodong warga serta rekaman CCTV yang merekam aksi percobaan pencurian tersebut.

Editor : I Putu Suyatra
Sumber : Radar Bromo
pasuruan pencurian sepeda motor