Mbah Leginah, Nenek Viral Bersama Refido Kriska, Meninggal Dunia

I Putu Suyatra • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 17:28 WIB
Mbah Legina yang viral lewat video interaksi bersama cucunya Refido Kriska tutup usia. (TikTok @refidokriska)
Mbah Legina yang viral lewat video interaksi bersama cucunya Refido Kriska tutup usia. (TikTok @refidokriska) 

BALIEXPRESS.ID – Kabar duka datang dari Mbah Leginah, nenek asal Cepu, Blora, yang dikenal luas melalui konten lucu bersama cucunya, Refido Kriska. Mbah Leginah dikabarkan meninggal dunia pada Jumat (2/10) malam dalam usia sekitar 85 tahun.

Mbah Leginah meninggal dunia setelah sempat mengalami sakit dan mendapat perawatan di rumah sakit. Kerabatnya, Suroso, mengatakan kondisi sang nenek sempat memburuk setelah mengalami sesak napas cukup berat.

Pihak keluarga kemudian segera membawa Mbah Leginah ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, setelah menjalani perawatan, nyawa Mbah Leginah tidak dapat diselamatkan.

Jenazah Mbah Leginah kemudian dimakamkan pada Sabtu (3/10). Prosesi pemakaman dihadiri keluarga, kerabat, serta warga sekitar yang mengenalnya sebagai sosok ramah dan baik.

Mbah Leginah Viral Bersama Cucu

Kepergian Mbah Leginah meninggalkan duka bagi keluarga sekaligus para pengikut konten RefidoKriska. Sosoknya dikenal melalui berbagai video interaksi jenaka bersama sang cucu yang banyak mendapat perhatian di media sosial.

Mbah Leginah kerap menjadi sasaran keusilan Refido. Kepolosan sang nenek ketika menanggapi berbagai candaan justru menjadi daya tarik utama dalam setiap konten mereka.

Salah satu video yang sempat viral memperlihatkan Refido mengerjai Mbah Leginah dengan berpura-pura membacakan surat dari Presiden.

Dalam candaan tersebut, Refido mengatakan Mbah Leginah diminta ikut berperang di perbatasan Malaysia. Mendengar hal itu, sang nenek langsung terkejut dan menolak karena merasa sudah tua serta kesulitan berjalan.

Candaan kemudian berlanjut ketika Refido mengatakan Mbah Leginah tetap bisa ikut perang menggunakan kursi roda yang disediakan negara.

Celetukan Spontan Mbah Leginah Jadi Kenangan

Kepolosan Mbah Leginah, celetukan spontan, serta penggunaan bahasa Jawa dengan logat yang khas membuat sosoknya begitu dekat dengan penikmat konten RefidoKriska.

Interaksi sederhana antara nenek dan cucu tersebut tidak hanya mengundang tawa, tetapi juga membuat Mbah Leginah dikenal oleh banyak pengguna media sosial.

Setelah kabar meninggalnya Mbah Leginah beredar, sejumlah tayangan lama yang menampilkan dirinya kembali ramai dibagikan warganet.

Video-video tersebut menjadi cara para pengikut RefidoKriska mengenang sosok Mbah Leginah yang dikenal polos, spontan, dan selalu menghadirkan keceriaan.

Editor : I Putu Suyatra
Sumber : Jawa Pos
Mbah Leginah