BALIEXPRESS.ID- Mulanya hanya hobi utak atik bongkar pasang kendaraan, dilukis hingga sukses meraih predikat juara modifikasi motor.
Pria kelahiran 15 September 1991 ini kerap meraih juara dalam berbagai kontes modifikasi motor, baik di Bali maupun di kota-kota besar Indonesia seperti Yogyakarta dan Lombok.
Yogi mengisahkan bahwa kesuksesannya bermula dari sekadar menyalurkan hobi, tanpa niat awal untuk menjadi modifikator profesional.
Namun, berkat ketekunannya belajar secara otodidak, Yogi memberanikan diri membuka bengkel khusus modifikasi motor pada tahun 2011 yang diberi nama Yogix’s Paint Bali.
Bengkel yang terletak di Banjar Pagutan Kelod, Batubulan, Gianyar ini kini dikenal luas di kalangan pecinta modifikasi motor Bali.
Layanan utama bengkel ini adalah pengecatan dan airbrush, dengan tema khas Bali seperti motif Barong yang menjadi favorit banyak pelanggan.
“Awalnya airbrush hanya untuk menyalurkan hobi seni saya. Tapi akhirnya saya putuskan untuk menjadikannya sebagai profesi seni sekaligus bisnis,” ungkap Yogi.
Dukungan dari keluarga menjadi salah satu faktor penting yang membuat Yogi semakin mantap menjalani usahanya.
Bengkelnya yang kini mempekerjakan beberapa karyawan terus berupaya menjaga kualitas setiap hasil kerja.
Mengenai tarif, Yogi mengatakan bahwa harga yang ditawarkan cukup terjangkau, yakni berkisar antara Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta dengan waktu pengerjaan sekitar dua minggu, tergantung pada tingkat kesulitannya.
Bagi Yogi, memodifikasi motor bukan sekadar pekerjaan, melainkan juga wujud dari ekspresi seni yang ia geluti dengan sepenuh hati.
Dengan kreativitas dan semangatnya, Yogi Setiawan terus menjadi inspirasi bagi banyak modifikator muda di Bali.(*)
Editor : Suharnanto Jembrana Express