Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kisah Gus Adi Dari Karyawan Menuju Owner Derek Mobil Yang Berkembang Berkat Permodalan Dari BRI

IGA Kusuma Yoni • Minggu, 12 April 2026 | 17:39 WIB
IB Adhi Sari Putra, pemilik 5.30 Towing Derek Bali yang memulai pekerjaannya sebagai penjual mobil di pinggir jalan, saat  ini usahanya memiliki 17 armada derek.
IB Adhi Sari Putra, pemilik 5.30 Towing Derek Bali yang memulai pekerjaannya sebagai penjual mobil di pinggir jalan, saat  ini usahanya memiliki 17 armada derek.

BALIEXPRESS.ID- Kisah IB Adhi Sari Putra atau yang akrab dipanggil Gus Adi, bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja yang ingin meng-upgrade diri menuju kesuksesan.

Pasalnya kisahnya mirip drachin, dimana Gus Adi yang awalnya  karyawan nine to five di sebuah Perusahaan di Denpasar ini, kini sukses menduduki posisi sebagai seorang owner Perusahaan jasa pengiriman.

Adapun unit usaha milik Gus Adi adalah 5.30 Towing Derek Bali yang saat ini memiliki belasan armada yang melayani lintas daerah hingga luar pulau.

Baca Juga: Tanpa Antre, Tanpa Ribet! Bayar UTBK SNBT Kini Makin Praktis dan Cepat Lewat BRImo

Namun siapa sangka sebelum menjadi salah satu Perusahaan Towing yang melayani lintas Pulau, Gus Adi mengaku jika pada awalnya dirinya melakoni usaha ini hanya sebagai sampingan saja.

Gus Adi mengaku memulai usahanya ini pada 2018, saat masih aktif bekerja sebagai karyawan.

Di sela rutinitas kantor, ia mencoba membangun usaha sampingan yang berangkat dari hobinya di dunia otomotif, khususnya jual beli mobil.

“Dulu saya memang senang jual beli mobil, ambil kerja, saya pajang mobil di depan kantor, ada tulisan ‘dijual’. Ternyata banyak pembeli dari luar pulau, jadi sering pakai jasa towing untuk pengiriman,” ungkapnya.

Dari situlah dia mulai  melihat celah bisnis yang jarang digarap. Ketika bisnis jual beli mobilnya sempat menurun, ia tak tinggal diam.

Baca Juga: Hak Jawab Law Firm Lakon Supriyadi and Partners atas Pemberitaan Investasi Tanah di Jimbaran

Dengan satu armada towing rakitan sendiri, Gus Adi mencoba peruntungan di sektor jasa derek.

Langkah awalnya diakuinya tidak mudah, karena order masih mengandalkan relasi pertemanan, amun perlahan, respons pasar menunjukkan arah positif.

Permintaan jasa towing meningkat, terutama untuk pengiriman kendaraan antarpulau hingga evakuasi kendaraan bermasalah di jalan.

“Awalnya dari teman ke teman. Tapi kami tidak bisa hanya mengandalkan itu, akhirnya kami maksimalkan media sosial dan website untuk menjangkau lebih banyak pelanggan,” jelasnya.

Strategi tersebut terbukti efektif. Usaha yang dimulai dari satu unit kini berkembang pesat.

Hingga 2026, 5.30 Towing Derek Bali telah memiliki 17 armada, terdiri dari layanan dalam kota dan luar pulau.

Untuk operasional harian di Bali, empat armada aktif melayani berbagai kebutuhan, mulai dari evakuasi kendaraan mogok, kecelakaan, hingga pengantaran ke bengkel.

Sementara untuk rute luar pulau, seperti Bali–Jakarta, masing-masing armada ditargetkan melakukan tiga kali perjalanan setiap bulan.

Bahkan, layanan pengiriman juga menjangkau wilayah yang lebih jauh seperti Sumatera hingga Papua, dengan kombinasi jalur darat dan laut.

Baca Juga: SMKN 2 Tabanan Sabet Juara Umum 1 Kejuaraan Silat Bupati Cup 2026

Lantas bagaimana teknologi perbankan digital? Gus Adi mengaku jika dirinya aktif memanfaatkan layanan perbankan digital untuk mendukung operasional bisnis.

Sampai saat ini Gus Adi tercatat sebagai nasabah aktif BRImo, dalam mengatur transaksi harian, menerima pembayaran dari pelanggan, hingga memantau arus kas usaha secara real-time.

“Sekarang semua serba cepat. Pembayaran dari customer banyak yang lewat transfer. Dengan BRImo, kami bisa langsung cek dan konfirmasi tanpa harus ke bank,” ujarnya.

Menurutnya, kemudahan layanan digital menjadi salah satu faktor pendukung kelancaran bisnis, terutama dalam mengelola transaksi yang datang dari berbagai daerah.

Selain itu, ia juga tercatat sebagai penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang dimanfaatkannya untuk memperkuat permodalan dan menambah armada usaha.

“Dengan adanya KUR, kami sangat terbantu untuk pengembangan usaha, terutama penambahan unit. Ditambah BRImo, transaksi jadi lebih mudah dan cepat,” ujarnya.

Kini, pasar yang digarap tidak hanya customer perorangan (customer to customer), tetapi juga merambah kerja sama dengan dealer mobil, showroom, hingga instansi perkantoran.

 

Editor : IGA Kusuma Yoni
#Towing #Kredit Usaha Rakyat #derek #BRImo #BRI