GIANYAR, BALI EXPRESS - Jelang Pemilu 2024, banyak alat peraga kampanye berupa baliho bertebaran di Gianyar, Bali.
Namun justru sejumlah baliho ada yang rusak, entah sengaja dirusak atau memang rusak karena diterpa angin atau terjatuh.
Kali ini peristiwa baliho rusak dialami oleh Partai Perindo Gianyar. Dimana baliho Partai Perindo yang terpasang di perempatan Jl. Wisma Gajah Mada Blahbatuh, tepatnya perempatan Banjar Laud didapati dalam kondisi robek.
Pantauan di lapangan, baliho itu merupakan baliho berupa ucapan selamat hari raya Galungan dan Kuningan dan ucapan Dirgahayu ke 78 Republik Indonesia yang tergolong baru dipasang.
Baliho itu robek pada bagian tengah hingga menghilangkan separo baliho. Bentuk robeknya pun seperti disengaja. Sementara sisa robeknya berserakan di jalanan.
Terkait hal tersebut, Ketua DPD Perindo Gianyar, Ngakan Ketut Putra mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut.
Ia tidak mau berfikiran negatif yang membuat akan menimbulkan spekulasi-spekulasi liar mengenai perobekan baliho itu.
"Sebenarnya perobekan baliho itu sudah tidak zamannya lagi. Kalau robek ya kita akan minta caleg ganti lagi dengan yang baru," tegasnya Senin (7/8).
Politisi yang juga anggota DPRD Gianyar ini menambahkan jika pihaknya pun tidak akan mengambil langkah hukum mengenai hal tersebut. "Kita anggap lah itu rusak karena alam. Kita berfikir simpel-simpel saja. Kalau rusak ya kita ganti," pungkasnya. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana