BALI EXPRESS - Anggota DPR RI Ahmad Sahroni belakangan membuat heboh melalui unggahannya terkait penangkapan sabu 100 kilogram yang tidak dipublis atau terekspose oleh aparat penegak hukum.
Sebagai anggota DPR RI Ahmad Sahroni ini memang kerap menyuarakan berbagai masalah yang terjadi di tanah air.
Mengingat statusnya sebagai anggota dewan, Ahmad Sahroni selalu memberikan pengawasan dan pemantauan agar masalah yang terjadi bisa terselesaikan sebagaimana mestinya.
Selain ketekunannya menjadi DPR, Sahroni menyempatkan menampilkan hobi-hobinya di media sosial.
Seperti, koleksi sepeda motor gede dan sepeda motor lainnya yang tentunya memiliki harga selangit.
Namun ternyata Sahroni tak langsung kaya seperti sekarang. Pria itu justru berasal dari keluarga sederhana.
Dilansir dari Antara, Sahroni lahir di Tanjung Priok dan merupakan seorang putra dari penjual nasi padang.
Awalnya Roni hanya menempuh pendidikan hingga SMA dan memilih bekerja terlebih dahulu. Ia sempat menjadi tukang semir sepatu sampai ojek payung. Barulah kemudian Roni menyelesaikan S-1 di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pelita Bangsa pada 2009 dan S-2 di Stikom InterStudi pada 2020.
Ahmad Sahroni menikah dengan Feby Belinda dan mempunyai dua orang anak. Selain itu, perjalanan karinya juga menarik.
Dulunya, Roni sempat menjadi seorang sopir di sebuah perusahaan bidang pengisian bahan bakar minyak.
Lalu ia dipercaya menjadi staf operasional di perusahaan tempat ia bekerja sampai menjadi direktur utama. Hingga, pria berusia 46 tahun tersebut memulai usahanya sendiri sampai jadi pengusaha sukses.
Bahkan kini memiliki beberapa kapal tongkang pengangkut BBM.
"Bagaimana lika-liku perjuangan anak seorang penjual nasi Padang dan hanya tamat SMA kemudian menjadi sopir, kini menjadi pengusaha sukses, pemilik beberapa kapal tongkang pengangkut BBM, dan menjadi ketua Ferrari Owner's Club of Indonesia. Bagi saya, perjalanan panjang Ahmad Sahroni sangat layak untuk ditulis agar generasi muda kita bisa meniru jejak langkah dia," kata penulis Fenty Effendi, dikutip dari Antara.
Roni memulai karir politiknya dengan bergabung ke Partai NasDem pada 2013. Dia lantas terpilih jadi anggota DPR RI Dapil DKI Jakarta pada Pemilu 2014. Bahkan pada 2019, ia menjadi Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Adapun harta kekayaan Ahmad Sahroni saat ini berdasar Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) 2022 kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebesar Rp. 298.803.603.161.
Kekayaan itu terdiri dari berbagai sumber. Seperti tanah dan bangunan senilai total Rp 137,48 miliar. Rinciannya:
- Tanah dan Bangunan Seluas 103.46 m2/70 m2 di KAB / KOTA
KOTA JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 1.925.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 138 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA
JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 825.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 110 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA
JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 825.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 200 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA
JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 3.520.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 148.4 m2/200 m2 di KAB / KOTA
KOTA JAKARTA PUSAT , HASIL SENDIRI Rp. 20.900.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 72 m2/50 m2 di KAB / KOTA
BADUNG, HASIL SENDIRI Rp. 15.950.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 131 m2/131 m2 di KAB / KOTA KOTA
JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 13.130.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 208 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA
JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 3.140.500.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 194 m2/90 m2 di KAB / KOTA KOTA
JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 825.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 100 m2/90 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA UTARA , HASIL SENDIRI Rp. 825.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 131.8 m2/90 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp. 13.130.000.000
- Tanah Seluas 4.27 m2 di KAB/KOTA KOTA JAKARTA PUSAT, HASIL SENDIRI Rp. 4.950.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 77 m2/60 m2 di KAB / KOTA KOTA
JAKARTA PUSAT , HASIL SENDIRI Rp. 8.470.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 100 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA TIMUR , HASIL SENDIRI Rp. 3.630.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 356 m2/356 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 22.250.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 371 m2/371 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 23.187.500.000
Kemudian alat transportasi dan mesin senilai Rp 20,13 miliar. Rinciannya:
- MOBIL, TOYOTA FORTUNER 27SRZ Tahun 2017, HASIL
SENDIRI Rp. 485.000.000
- MOBIL, FERARI 366 Tahun 2012, HASIL SENDIRI Rp.
2.500.000.000
- MOBIL, BMW 1,8 Tahun 2017, HASIL SENDIRI Rp. 2.650.000.000
- MOBIL, PORSCHE 9E3 RS Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp.
6.600.000.000
- MOTOR, YAMAHA SPORT Tahun 2016, HASIL SENDIRI Rp.
840.000.000
- MOBIL, HONDA CIVIC Tahun 1989, HASIL SENDIRI Rp.
45.000.000
- MOBIL, MERCEDES BENZ E320 Tahun 1986, HASIL SENDIRI Rp.
70.000.000
- MOBIL, TESLA X75D Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp.
2.800.000.000
- MOBIL, MERCEDES BENZ 280E Tahun 1986, HASIL SENDIRI Rp.
35.000.000
- MOBIL, HONDA ODYSSEY Tahun 2007, HASIL SENDIRI Rp.
120.000.000
- MOBIL, HONDA CIVIC LX Tahun 1990, HASIL SENDIRI Rp.
30.000.000
- MOBIL, MERCEDES BENZ 420 EAGLE SEL Tahun 1986, HASIL
SENDIRI Rp. 150.000.000
- MOBIL, TOYOTA CROWN ROYAL 3.0 AT Tahun 2005, HASIL
SENDIRI Rp. 160.000.000
- MOBIL, MUSTANG SEDAN Tahun 1967, HASIL SENDIRI Rp.
150.000.000
- MOBIL, VOLKSWAGEN VOLKSWAGEN BEETLE Tahun 1963, HASIL SENDIRI Rp. 100.000.000
- MOBIL, MERCEDES-BENZ SL 190B Tahun 1957, HASIL SENDIRI
Rp. 250.000.000
- MOBIL, MERCEDES-BENZ 560 SEL Tahun 1990, HASIL SENDIRI
Rp. 250.000.000
- MOBIL, SUZUKI JIMNY Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp.
325.000.000
- MOBIL, MUSTANG FASTBACH Tahun 1967, HASIL SENDIRI Rp.
190.000.000
- MOBIL, DAEWOO CIELO Tahun 1997, HASIL SENDIRI Rp.
125.000.000
- MOBIL, BENTLEY - Tahun 1997, HASIL SENDIRI Rp. 255.000.000
- MOTOR, VESPA PRIMAVERA Tahun 2020, HASIL SENDIRI Rp.
57.000.000
- MOTOR, VESPA PRIMAVERA Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp.
55.000.000
- MOTOR, VESPA KONGO 1963 Tahun 1963, HASIL SENDIRI Rp.
30.000.000
- MOTOR, HARLEY DAVIDSON ROAD GLIDE Tahun 2022, HASIL
SENDIRI Rp. 1.660.000.000
- MOBIL, HONDA ESTILO Tahun 1997, HASIL SENDIRI Rp.
200.000.000.
Berikutnya harta bergerak lainnya senilai Rp 107,414 miliar. Surat berharga Rp 60 juta. Kas dan setara kas Rp 83,315 miliar. Sehingga Sub Total Rp. 349.405.359.876. Ahmad Sahroni juga memiliki utang Rp. 50.601.756.715. Sehingga total harta kekayaan mencapai Rp. 298.803.603.161.