Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Prabowo Dapat Suntikan Demokrat, PDIP Tetap Optimistis Ganjar Pranowo Bisa Menang Satu Putaran

I Putu Resa Kertawedangga • Selasa, 19 September 2023 | 17:26 WIB
Ganjar Pranowo resmi mendaparkan dukungan dari Relawan Projo pada Pilpres 2024.
Ganjar Pranowo resmi mendaparkan dukungan dari Relawan Projo pada Pilpres 2024.

BALI EXPRESS– Ketua DPP PDIP Said Abdullah, tetap optimistis bahwa bakal calon presiden (Capres) Ganjar Pranowo dapat memenangkan Pilpres 2024 dalam satu putaran. Meskipun harus bersaing dengan capres Prabowo Subianto yang didukung oleh koalisi besar.

Pendukung Prabowo semakin besar setelah Partai Demokrat memutuskan bergabung ke Koalisi Indonesia Maju (KIM). Koalisi tersebut saat ini terdiri dari Partai Gerindra, Partai Golkar, PAN, PBB, dan Partai Gelora. Partai yang mendukung lebih banyak dibandingkan pendukung Ganjar.

Menurut Said, PDIP telah memiliki pengalaman menghadapi koalisi besar pada Pilpres 2014. Saat itu ketika mereka mengusung Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Meskipun dihadapkan dengan koalisi kuat, PDIP dan koalisinya berhasil memenangkan kontestasi.

“Pada tahun 2014, semangat kami berhasil, terbukti dengan kerja sama partai politik dalam koalisi yang efisien, kami mampu memenangkan Pak Jokowi-JK. Itu adalah fakta,” ujar Said di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, dikutip dari Jawapos, Selasa 19 September 2023.

Said mengakui bahwa saat ini PDIP sedang menghadapi tekanan dari partai-partai lain dalam persaingan Pilpres 2024, termasuk partai koalisi pendukung pemerintahan Jokowi. Namun, PDIP tetap menjalin komunikasi yang baik dengan Partai Golkar, PAN, dan Partai Demokrat.

“Kami tetap menjaga hubungan baik, bahkan baru-baru ini, komunikasi dengan Partai Demokrat masih berjalan lancar,” ucapnya.

Said pun menegaskan, perbedaan pandangan dan pilihan dalam politik adalah hal yang wajar. Sebab perbedaan visi dan misi politik adalah hal yang wajar

“Perbedaan dalam pilihan politik adalah hak setiap partai yang harus kita hormati, dan hal itu hanya menambah semangat PDIP,” kata Said.

Menurut Said, komunikasi dan kerjasama dengan partai politik lain tetap ditekankan untuk memastikan bahwa Pilpres 2024 berlangsung dengan damai dan aman. Said pun tidak mempermasalahkan jika PDIP dengan PArtai Demokrat belum berjodoh.

Hal ini disebutkan karena perbedaan visi dan misi, bukan persoalan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Tujuan dan visi politik kami mungkin sama, tetapi perbedaan dalam kebijakan adalah hal yang biasa,” jelasnya.

Baca Juga: Ini Karakter Kelahiran Anggara Pon Merakih Sesuai Ramalan Kalender Bali

Selain itu Said juga mengakui jika Partai Demokrat menginginkan adanya perubahan,. Sedangkan PDIP ingin melanjutkan apa yang sudah ada.

“Jika Partai Demokrat ingin membawa perubahan, kami ingin melanjutkan apa yang sudah ada. Itu adalah hal yang wajar, tidak ada masalah pribadi dalam hal ini,” tegasnya. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#capres #Ganjar #Prabowo