BALI EXPRESS - Nama bacapres dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto menjadi trending topik di media sosial Twitter (X), Selasa (24/10).
Terpantau nama Prabowo telah digunakan sebanyak 137 ribu pengguna di media sosial X.
Ia menjadi perbicangan, usai menjawab isu dinasti politik yang kerap dikaitkan dengan pasangan calon wakil presidennya, Gibran Rakabuming Raka.
Dalam sebuah wawancara dengan awak media, Prabowo menyebut bahwa pada dasarnya politik di Indonesia tidak bisa terlepas dari dinasti atau faktor keturunan.
"Oh dinasti, semua dinasti Bung," kata Prabowo seusai Rapat Pimpinan Nasional Partai Gerindra di The Darmawangsa Jakarta, Senin, (23/10/2023).
Prabowo bahkan tak menampik bahwa dirinya pun dari keluarga dinasti yang turun-temurun berkarir sebagai anggota TNI.
Namun, kondisi itu mestinya tidak menjadi masalah selama diniatkan untuk melayani rakyat.
Prabowo mengatakan, selama bertujuan mengabdi untuk bangsa, maka tidak ada yang salah.
Oleh karena itu, tidak bisa segala sesuatu hanya dipandang dari sisi negatif.
"Kalau dinastinya Pak Jokowi ini berbakti untuk rakyat, kenapa? Salahnya apa? Jadi, berpikir yang baiklah. Berpikir positif," katanya.
Sontak pernyataan Prabowo soal dinasti politik ini dikecam warganet.
Sebagian besar pengguna media sosial Twitter beranggapan bahwa Prabowo telah mengakui politik dinasti yang dijalankan oleh Presiden Jokowi.
Bahkan ada juga warganet yang beranggapan bahwa Prabowo blunder dan tidak paham tentang politik dinasti.
“Clear ya @prabowo mengakui politik dinasti Jokowi dan dengan begitu #PrabowoProPolitikDinasti. Selain itu dia sendiri tidak paham apa itu politik dinasti dalam demokrasi yang berbasis meritokrasi, suram!” tulis akun @BosPurwa.
“Ambisi kekuasaanya sudah membuncah, dinasti politik pun gak diharamkan lagi,” tulis akun @ferizanda.
“Mana ngerti dia politik dinasti yang dia paham dan mengerti bagaimana ambisinya jadi presiden, meskipun menghilangkan akal sehat dan mencederai demokrasi yang diperjuangkan tahun 98,” tulis akun @SunawardiT.
Editor : Nyoman Suarna