Sebagian besar postingan warganet yang menuliskan tagar PrabowoToxic mengunggah video kekecewaan terhadap calon presiden Prabowo Subianto. Bahkan ada juga warganet yang memposting video kearogansian Prabowo saat Pilpres 2019 lalu.
Baca Juga: Anti Ribet Kirim Uang ke Luar Negeri, BRImo Punya Fitur Transfer Internasional
Usai ditelusuri, tagar PrabowoToxic ini muncul akibat keputusan Koalisi Indonesia Maju (KIM) memilih Wali Kota Surakarta menjadi Calon wakil Presiden mendampingi Prabowo. Bahkan ada juga warganet yang menggunakan tagar tersebut karena kecewa dengan penurunan baliho pasangan Ganjar dan Mahfud di Bali saat kunjungan kerja Presiden Jokowi.
“Kalian jahat banget! Seperti inikah caranya untuk memenangkan sebuah pertandingan dengan cara mengkebiri lawan politik? Jangan mentang-mentang yang punya negara seenaknya,” #PrabowoToxic,” tulis akun @BungkusTukang.
Baca Juga: Liga 1 Indonesia Gunakan VAR, Teco Cugurra Sentil SDM Wasit
Sebelumnya, viral di media sosial, video penurunan baliho yang memuat pasangan dari kubu banteng, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD saat Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Bali, Selasa (31/10). Penjabat (Pj) Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya menyebut Alat sosialisasi berupa bendera, baliho, dikatakannya banyak terpasang dan tersebar di Kota Denpasar sepanjang jalan di Batubulan sampai dengan mendekati tempat acara. Namun ia menyampaikan, yang dilakukan sebetulnya hanyalah menggeser alat sosialisasi tersebut.
Editor : Wiwin Meliana