Sebelumnya, Jubir TKN Prabowo-Gibran menjelaskan bahwa iklan tersebut menggunakan tekhnologi AI. Namun Roy Suryo memastikan iklan Prabowo Subianto itu bukanlah buatan teknologi menggunakan AI atau artificial intelligence melainkan itu adalah animasi.
Baca Juga: Paon dan Loloh Cemcem Penglipuran Bali Tercatat sebagai Kekayaan Intelektual di Kemenkumham RI
"Iklan itu memang lucu, menggemaskan dan kreatif, karena dibuat menggunakan animasi untuk memvisualisasikan tokoh-tokohnya, meski ada 2 wajah yang sangat dimiripkan di dalamnya," kata Roy Jumat (24/11/2023) dikutip dari Pojoksatu.
Roy Suryo menilai, argumen jubir paslon nomor urut 2 yang ngotot bahwa iklan itu menggunakan AI adalah salah kaprah. Bahkan argumen dari pihak paslon 2 itu justru menggelikan dan memalukan.
"Harusnya yang dimaksud teknologi yang digunakan dalam pembuatan iklan adalah animasi, bukan AI, meski sama-sama berawalan A," tuturnya.
Ia juga menuturkan sistem kecerdasan buatan yang dilakukan oleh mesin atau komputer untuk bisa berpikir sendiri seperti manusia dengan algoritma tertentu. Roy mencontohkan dengan komputer DeepBlue yag pernah ditandingkan melawan pecatur dunia asal Rusia beberapa waktu silam. Dengan melihat pembuatan iklan paslon tersebut jelas-jelas hanya animasi, bukan AI. Karena iklan itu masih diprogram.
Baca Juga: Jenazah Pemuda Buleleng Roi Astika yang Meninggal Dunia di Amerika Tiba di Bali
"Artinya karakter-karakter orang-orangnya bisa dengan cara digambar atau dari foto asli dibuat wireframenya kemudian dimodeling menjadi tokoh tertentu," ujarnya.
"Bahkan sebelumnya ada visual 2 sosok yang sangat mirip dengan orang aslinya sebagai salah satu paslon yang berkontestasi di 2024," tandas Roy.
Meski begitu eks elite Partai Demokrat ini tak mau mengajari pihak yang membuat program tersebut. Karena faktanya, iklan tersebut bukanlah buatan teknologi Al, melainkan itu murni teknologi animasi.
"Jadi kesimpulannya, kalau memang belum tidak faham istilah AI sebaiknya jangan sok faham, mending gunakan saja istilah yang umum," ujarnya.
Editor : Wiwin Meliana