Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tito Karnavian Copot Pj Bupati Kampar, Terbukti Tidak Netral Jelang Pemilu 2024

Wiwin Meliana • Rabu, 20 Desember 2023 | 13:42 WIB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian
BALI EXPRESS- Komitmen pemerintah untuk memastikan netralitas kepala daerah di pemilu 2024 bukan sekadar instruksi. Terbukti, kepala daerah yang tidak netral mulai dicopoti.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mencopot Pj Bupati Kampar, Riau, Muhammad Firdaus karena terbukti tidak netral jelang pemilu 2024.

Hal itu diungkap Tito Karnavian dalam diskusi bertajuk 'Ada Apa dengan Daerah Khusus Jakarta?' yang akan diselenggarakan di Media Center Indonesia Maju, di Jakarta, Selasa (19/12) dikutip dari Fajar.co.id.

Baca Juga: Ketum PAN Zulkifli Hasan Jadi Sorotan Usai Diduga Jadikan Sholat Bahan Candaan

"Laporan-laporan mengenai tidak netral yang viral di video segala macam memang ada. Karena itu saya melakukan penggantian," ujarnya.

Tito mengatakan indikasi adanya pj kepala daerah yang tidak netral didapatkan dari laporan masyarakat, termasuk keluhan dari partai politik maupun dari para peserta pemilu.


Dari laporan dan keluhan itu Kemendagri kemudian melakukan evaluasi dan mengambil langkah tegas dengan mencopot penjabat kepala daerah tersebut.

Langkah pencopotan terhadap kepala daerah yang tidak netral itu dilakukan agar Pemilu 2024 berjalan dengan baik.

Sebelumnya, sebanyak 59 penjabat (pj) kepala daerah mendapat rapor merah dalam indikator menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemilu 2024 berdasarkan rekapitulasi penilaian evaluasi yang dilakukan Kemendagri di Jakarta, Selasa.

Baca Juga: Bawaslu Gianyar Langsung Telusuri Terkait Diduga Oknum Politisi Kampanye di Areal Pura

Rapor merah diberikan kepada para penjabat kepala daerah yang dinilai belum memenuhi indikator dalam upayanya menjaga netralitas ASN, dengan hanya mengumpulkan skor 0-59 atau masuk dalam kategori kurang.

Dalam rekapitulasi penilaian itu juga tercatat sebanyak lima penjabat kepala daerah meraih rapor kuning dengan skor 60-79. Sementara, 48 penjabat lainnya mendapat rapor hijau dengan meraup skor 80 hingga 100 atau berkategori baik.

 

Editor : Wiwin Meliana
#pemilu 2024 #tito karnavian #copot pejabat #Tidak Netral