SURABAYA, BALI EXPRESS - Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, meyakini bahwa dukungan yang diterimanya dari pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan TNI/Polri memiliki potensi besar untuk melawan intimidasi yang selama ini dialamatkan kepada pasangan Ganjar-Mahfud.
Ganjar menjelaskan bahwa dukungan dari pensiunan ASN hingga TNI/Polri menjadi benteng yang kuat untuk menangkal intimidasi yang mungkin dihadapi oleh para pendukungnya.
"Kalau mereka mencoba menekan, kami siap melawan dengan cara yang benar. Kami memiliki 'pasukan' yang solid untuk itu," ujar Ganjar setelah menghadiri "Dialog Kebangsaan dan Doa Bersama Para Pensiunan Aparatur Negara se-Jatim" di DBL Arena, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu.
Ganjar menyatakan bahwa dukungan dari para pensiunan tidak hanya memberikan kekuatan, tetapi juga mengharukan, mengingat mereka sendiri pernah mengalami intimidasi setelah menyatakan dukungan pada Ganjar-Mahfud.
"Ibaratnya, kita mendapat panggilan, 'Tidak perlu hadir, Pak.' Mereka menyampaikannya kepada saya, 'Pak Ganjar, tadi ada yang menyampaikan, mohon untuk tidak datang,'" ungkapnya.
Meskipun demikian, Ganjar menegaskan bahwa TNI/Polri memiliki kedisiplinan dan keberanian yang terlatih, sehingga meski menghadapi intimidasi, mereka tetap teguh dalam mendukung Ganjar-Mahfud.
Di depan ribuan pendukungnya, Ganjar juga mengajak untuk melawan intimidasi dengan cara yang benar, sekalipun itu berarti tetap patuh pada aturan.
"Kita akan tunjukkan bahwa kita juga bisa tertib. Insyaallah, bapak-ibu, kita akan tetap tertib dan patuh pada aturan. Namun, jika intimidasi masih berlanjut, kita akan bersikap tegas!" tegas Ganjar.
Dalam konteks kampanye, Ganjar juga mengimbau para pendukungnya untuk tidak menggunakan knalpot yang membuat kebisingan, menegaskan komitmen untuk mengikuti aturan.
Ganjar juga membagikan daftar Jenderal purnawirawan yang memberikan dukungan pada pasangan Ganjar-Mahfud.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga pasangan calon presiden dan wakil presiden sebagai peserta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.
Ganjar Pranowo-Mahfud Md. diberi nomor urut 3. Masa kampanye akan dimulai pada 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, dengan pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024. (*)