BALI EXPRESS- Kehadiran dr. Terawan Agus Putranto dalam debat pamungkas Pilpres di Jakarta Convention Center (JCC) pada Minggu, 4 Februari 2024 menjadi sorotan.
Dr. Terawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Kesehatan, memilih untuk berdiri di barisan pendukung pasangan Prabowo-Gibran.
Kehadiran dr. Terawan dibarisan capres nomor urut 02 juga menjadi sorotan penggiat media sosial dr Tifa.
Baca Juga: Lawar Nyawan: Kuliner Ekstrem Bali, Terbuat dari Ulat, Ini Bumbu dan Cara Membuatnya
Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa, mengatakan, menghadirkan dr. Terawan di kubu 02 bisa jadi "a blessing in disguise" untuk 01 dan 03.
"Tampak kalau Tim 02 sama sekali buta dengan peta Dokter Indonesia," ujar Dokter Tifa dalam keterangannya di aplikasi X @DokterTifa (5/2/2024).
Dikatakan dr Tifa, jika dr. Terawan betul-betul telah dilakukan barisan Prabowo-Gibran, maka pihak 02 harus siap kehilangan ratusan ribu suara Dokter.
Meskipun demikian, dr Tifa tidak menampik dan mengakui kehebatan dr Terawan mengenai keberaniannya dalam melakukan terobosan.
"Terapi DSA secara testimonial-based dipercaya manfaatnya oleh ribuan pasiennya, termasuk Prabowo yang sudah di-DSA 4 kali," ucapnya.
Dia juga mengaku salut dengan dr Terawan mengenai vaksin Nusantara yang diluncurkannya.
Baca Juga: Lagu Lawas; Lirik ‘Janda Melengis’ yang Dipopulerkan oleh Penyanyi Bali Adi Wisnu
"Saya salut dan apreciate dengan dr Terawan terutam dalam Vaksin Nusantaranya," tukasnya.
Masalahnya, kata dr Tifa, keberanian dr Terawan membawa konflik besar bagi dirinya dan IDI, bahkan hingga sanksi pemecatan dan pencabutan rekomendasi izin praktik baginya.
"Konflik makin tajam karena dr Terawan menggagas pembentukan PDSI, tandingan IDI. PDSI sampai dengan hari ini baru beranggotakan 600 Dokter," tandasnya.
Sebelumnya, kehadiran dr. Terawan di barisan Prabowo-Gibran menjadi topik pembicaraan utama setelah debat selesai.
Baca Juga: Lirik Lagu ‘Sing Taen Nyerah’ yang Dipopulerkan oleh Penyanyi Adi Wisnu
Beberapa pihak menyebut bahwa kehadiran dr. Terawan memberikan simbolik dan dukungan penting terhadap visi dan program yang diusung pasangan tersebut.
Kehadiran tokoh tersebut menambah kompleksitas dinamika politik menjelang pemilihan presiden yang semakin mendekat.
Editor : Wiwin Meliana