AMLAPURA, BALI EXPRESS– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karangasem terus menggeber pelaksanaan sosialisasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2024.
Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Karangasem I Kadek Sukara mengungkapkan bahwa telah melakukan sosialisasi dari berbagai lini.
Itu penting untuk menarik minat pemilih di Karangasem agar datang menggunakan hak suaranya pada 14 Februari 2024.
Pasalnya, KPU Karangasem diberikan target oleh KPU Bali untuk bisa mendatangkan pemilih ke TPS menggunakan hak suaranya sebesar 83 persen dari 388.854 pemilih di Karangasem.
Selain menyasar pemilih pemula dengan melakukan sosialisasi ke sekolah, kegiatan itu juga dilakukan di berbagai media sosial.
Seperti misalnya Facebook dan Instagram serta pembuatan video singkat tentang edukasi pemilu yang dibalut kebudayaan termasuk bekerja sama dengan Diskominfo Karangasem.
KPU Karangasem juga mengimbau anggota PPS untuk berkoordinasi ke banjar-banjar menyampaikan waktu pencoblosan serta mengajak masyarakat untuk memilih.
“Ini dipandang efektif karena petugas berinteraksi secara langsung dengan masyarakat,” jelas Sukara, Senin, 5 Februari 2024.
Hal ini tentunya menjadi PR bagi KPU Karangasem. Karena berkaca dari simulasi yang dilaksanakan beberapa hari lalu di Banjar Timbul, Kelurahan Padangkerta, Karangasem, tingkat partisipasi pemilih yang datang ke TPS hanya 66 persen.
Angka ini lebih rendah dibandingkan simulasi yang dilaksanakan sebelumnya.
Sukara memprediksi, rendahnya minta pemilih datang ke TPS saat itu dikarenakan beberapa faktor.
Seperti misalnya waktu yang dipilih merupakan hari kerja. Di samping itu cuaca saat itu juga sempat turun hujan.
Namun nanti pada saat pencoblosan, seperti diketahui merupakan hari libur, sehingga diharapkan para pemilih dengan antusias datang ke TPS menggunakan hak suaranya.
“Semoga bisa mencapai target 83 persen, bahkan lebih,” harap Sukara. (*)
Editor : I Made Mertawan