KLUNGKUNG, BALI EXPRESS – Incumbent anggota DPRD Provinsi Bali dari Partai Gerindra I Ketut Juliarta, mengklaim jika dirinya telah mengantongi lebih dari 16 ribu suara. Angka itu ia dapatkan berdasarkan perhitungan secara mandiri untuk pemilu legislatif di Klungkung, per Kamis (16/2).
Pihaknya pun optimis jika bisa tetap duduk di kursi DPRD Provinsi Bali membawa nama besar Partai Gerindra. "Sejauh ini sudah masuk data sekitar 16 ribu suara. Jadi saya optimis bisa amankan posisi kursi DPRD Bali," tegas Juliarta.
Menurutnya perolehan suara ini, menjadi prestasi tersendiri bagi dirinya. Mengingat raihan suara tersebut, meningkat dua kali lipat dari pemilu sebelumnya. Juliarta pun memperkirakan jumlah kursi di DPRD Provinsi Bali dari Kabupaten Klungkung akan sama seperti tahun sebelumnya yakni dua kursi untuk PDIP, sementara satu kursi untuk Partai Gerindra.
Demikian halnya di DPRD Klungkung, politisi muda yang juga menjabat sebagai Wakil DPD Gerindra Provinsi Bali ini, Partai Gerindra berpeluang besar tatap mengamankan 8 kursi.
"Info terakhir di Nusa Penida kami amankan 4 kursi, di Banjarangkan dan Klungkung masing-masing 1 kursi, di Dawan dapat 2 kursi," sebutnya.
Sedangkan berdasarkan hasil hitung cepat sementara, Prabowo-Gibran unggul di semua Kecamatan di Kabupaten Klungkung. Bahkan saat awal-awal penghitungan, Prabowo-Gibran unggul di Klungkung dengan persentase 84 persen. Angka ini menurut Juliarta, memang merupakan kejutan yang harus disyukuri.
"Setiap saya ketemu Prabowo, beliau selalu bilang sapa dan temui masyarakat dan sampaikan salam beliau ke masyarakat. Itu juga yang saya lakukan di Klungkung. Saya datangi masyarakat, saya sampaikan salam beliau, sembari sampaikan program-program beliau," ungkapnya.
Disamping itu, branding pasangan Prabowo-Gibran telah melekat di hati masyarakat. Mereka dianggap sebagai simbol penyatuan dua generasi, dan menurut pendapat banyak orang, hal ini akan menjadi faktor penentu dalam pemilu tahun ini.
"Saya melihat bahwa peran pemilih muda sangatlah penting dalam pemilu ini. Kolaborasi antara generasi muda dan senior sangatlah tepat menurut saya. Ada yang membawa semangat penuh pengayoman, sementara yang lain aktif bergerak. Saya yakin pasangan ini sangatlah cocok untuk mengemban tugas tersebut,” tandasnya. (*)